Untuk Meningkatkan Pelayanan KRIS, RSUD dr Sayidiman Magetan Klaim Sesuai SOP Tangani Rujukan Pasien

Magetan – RSUD dr. Sayidiman mengklaim telah sesuai SOP terkait proses Sistem Rujukan Terintegrasi (Sisrute) berkaitan dengan pasien DB asal Parang yang kemudian meninggal di Ponorogo.

Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan, Rochmad Santoso mengatakan RSUD telah memberikan jawaban atas permintaan rujukan dari Puskesmas Parang melalui Sistem Rujukan Terintegrasi (Sisrute).

“Komunikasi awal melalui Sisrute. Permintaan rujukan terbaca petugas jaga IGD. Saat itu kondisi IGD memang penuh,” kata Dokter Rochmad Santoso, Jumat (21/2/2025).

Rochmad mengatakan jawaban dari RSUD harusnya bisa menjadi pilihan untuk mencari alternatif rujukan yang lain.

“Yang tahu persis kondisi pasien pihak puskesmas, harapan kami setelah memberikan jawaban tentang kondisi IGD dan ruang rawat inap yang penuh, puskesmas punya opsi lain untuk merujuk pasien,” katanya.

Dokter Rochmad mengungkap sebetulnya RSUD siap menerima pasien pada sekitar pukul 15.00 WIB, namun keluarga pasien telah memutuskan untuk membawa ke rumah sakit di Ponorogo.

Menurut Rochmad, sejak November, saat ini merupakan puncak jumlah pasien.

“Saat-saat sekarang merupakan puncak, karena diare meningkat, demam berdarah meningkat. Sehingga, BOR (Bed Occupation Rate) kita sangat tinggi,” ungkapnya.

Catatan RSUD dr. Sayidiman, data 2024 jumlah pasien rawat inap sebanyak 21 ribu, meningkat dari tahun sebelumnya, 17 ribu pasien. Layanan rawat jalan juga meningkat dari 110 ribu di 2023, menjadi 120 ribu pasien pada 2024. Dan, layanan IGD mencapai 27 ribu pasien pada 2024, meningkat dari tahun sebelumnya 19 ribu pasien.

Pada saat jumlah pasien yang terus meningkat itu, RSUD dr. Sayidiman juga harus meningkatkan kenyamanan pasien dengan mengurangi jumlah tempat tidur pasien di kamar rawat inap. Ini untuk menerapkan Kelas Rawat Inap Standar sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah melalui BPJS Kesehatan. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Hot this week

Tak Ketinggalan, ASN di Lingkup Pemerintah Kecamatan Takeran Gelar Aksi Beli Telur Peternak Magetan

Takeran - Gerakan ASN membeli telur dari peternak lokal...

Bangunan di Saluran Tambran Dua Magetan Mulai Ditertibkan, BBWS Solo Kirim Surat Teguran Pertama

Magetan – Bangunan di atas drainase Tambran, mulai ditertibkan....

Kapan Pengacara Bisa Melakukan Pendampingan di Perkara Pidana?

PERTANYAAN di atas sering menjadi pertanyaan masyarakat umum ketika...

Ribuan Siswa Tulis Surat Terbuka ke Bupati Magetan

Magetan - Katon Ageng Pangestu berharap kesenian dan budaya...

Terbaru

Berita Terkait

Popular Categories