Kado Hardiknas 2026, Tim Inotek MAN 2 Magetan Raih Prestasi Internasional

Magetan – Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026, ada kado indah untuk masyarakat Magetan, khususnya para guru dan murid di dunia pendidikan Magetan.

Patut berbangga dan mengapresiasi tinggi atas capaian prestasi Tim Inovasi Teknologi MAN 2 Magetan di tingkat Internasional. Mereka menyabet penghargaan Medali Perunggu (Bronze Medal) di tingkat nasional dan Medali Perak (Silver Medal) di Phnom Penh, Cambodia pada 23-28 April 2026 lalu.

Tim Inovasi Teknologi MAN 2 Magetan terdiri tiga murid atas nama Fadilah Aulianti Maimuna (Kelas X), Muhammad Raja Wira Wijaya (Kelas XI), dan Muhammad Kholizal Zaky (Kelas XI). Mereka mampu mempresentasikan dalam Bahasa Inggris karya “Smart Fire Alarm Control” di hadapan para dewan juri tingkat Internasional yang berlangsung di Aula Sekolah Internaional Paragon, Phnom Penh, Kamboja.

Pada bulan Maret 2026, tim inotek MAN 2 Magetan ini sudah mampu menyisihkan ratusan karya inovasi dari berbagai SLTA di tanah air dan meraih medali Perunggu. Berkat hal itu, mereka bertiga berhak untuk mengikuti kompetisi antar pelajar di tingkat internasional untuk tingkat ASEAN dan Asia Pasifik di Phnom Penh, Kamboja.

Event Inovasi untuk berbagai kategori dari Karya Global International Creativity Innovation Award (ICIA) 2026 yang diselenggarakan satu tahun sekali.

Dihadiri banyak pelajar setingkat SLTA dari banyak negara termasuk Amerika, Eropa, Brazil, Mexico, Syiria, Jepang, Amerika Latin dan khususnya negara-negara di ASEAN.

Ada 33 Tim dari 23 negara di dunia yang hadir di ajang lomba inovasi pelajar.

Tim Inotek MAN 2 Magetan didampingi M. Zusuf Abidin, dan Yunita Arvianti, selaku guru pembimbing. Selama di luar negeri, demi kelancaran lomba, ada satu petugas, Bapak Bhayu Ramadhan, yang menjadi observer dari Kantor Imigrasi Kelas II Wilayah Madiun.

Karya inovasi ‘Smart Fire Alarm Control’, adalah alat yang mampu mendeteksi kebakaran lebih awal dan dapat mengirimkan sinyal berupa notifikasi dalam bentuk emergency call dan Google Map.

“Sangat bangga karena prestasi ini telah mampu mengharumkan nama sekolah menjadi juara di tingkat Regional dan Nasional sekaligus Internasional pada karya inovasi teknologi yang berbasis Artificial Intelligence (AI),” kata Kepala MAN 2 Magetan, Anna Zuhrufiyah Nurany.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Kepala Kemenag Kabupaten Magetan, Taufiqurrahman, saat menyambut rombongan yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (30/4/2026).

“Semua usaha, dukungan dan doa dari masyarakat Magetan mampu menjadikan motivasi tersendiri bagi Tim Inotek MAN 2 Magetan dalam menggapai prestasi di ajang Inovasi Pelajar Krya Global ICIA 2026 di tingkat Internasional tersebut,” katanya.

Ketua delegasi Indonesia di event ICIA Global, Phnom Penh, Cambodia 2026, Eko Adri Wahyudiono menjelaskan berkat prestasi Tim Inotek MAN 2 Magetan dari delegasi Indonesia, mereka diundang dan beramah-tamah dengan Kuasa Usaha Ad Interim Duta Besar dan staf di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh, Khrisnajie pada hari terakhir sebelum rombongan delegasi dan panitia bertolak ke Indonesia.

Tim MAN 2 Magetan juga tampil memukau saat closing ceremony dengan tari Maumere. Penampilan menjadi yang terheboh dan paling menarik karena semua hadirin, peserta dan panitia ikut menari di atas panggung. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

spot_img
spot_img

Popular Categories

spot_img