Desak DPRD Magetan Lakukan Evaluasi, Rudy Gosong: Job Fair Disnaker Terkesan Dipaksakan untuk Gagah-gagahan

Magetan – Kritik terkait pelaksanaan Job Fair Magetan 2025 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan disampaikan Rudy Setyawan atau yang biasa dipanggil Rudy Gosong dari Forum Rumah Kita.

“Acara Job Fair itu sangat dipaksakan, terlihat dari yang pengunjung sepi, dan dari salah satu perusahaan yang hanya bisa menerima 10 persen dari semua pendaftar,” ungkapnya.

Rudy Gosong mengaku sempat mewawancarai salah satu perusahaan yang ikut pameran. Salah satu perusahaan aluminimum itu menyampaikan hanya bisa menerima 10 persen dari total pelamar karena tak memiliki keahlian atau skill.

“Pelamar yang mendaftar bisa dibilang masih mentah. Ibaratnya kita ini mengirim kuli bukan tukang. Karena, kita tak mempersiapkan skill para pencari kerja,” katanya.

Menurut Rudy, Job Fair sangat jauh dari harapan sebagai solusi mengurangi angka pengangguran. Katanya, Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan solusi untuk mengatasi angka pengangguran.

“Saya mendorong DPRD Magetan untuk mengevaluasi pelaksanaan Job Fair. Apa kajian feasibility-nya, jangan-jangan ini hanya untuk gagah-gagahan saja,” tegasnya.

Rudy Gosong juga meminta Disnaker Magetan menerapkan keterbukaan informasi publik, untuk mem-publish informasi terkait output dari kegiatan Job Fair 2025. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

spot_img
spot_img

Popular Categories

spot_img