Magetan – Kentongan bambu yang dibunyikan dengan iringan lagu Magetan Kumandhang menandai pembukaan Festival Bambu “Magetan Jadoel” Chapter III 2026.
Bupati Magetan Nanik Sumantri membuka festival didampingi jajaran Forkopimda Magetan. Festival digelar di GOR Ki Mageti hingga 21 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Bupati memastikan Pemkab Magetan berkomitmen dalam pengelolaan lingkungan hidup. Nanik Sumantri mengatakan upaya Kabupaten Magetan mempertahankan dan melanjutkan Program Kebun Raya Bambu menunjukkan keseriusan dalam menangani polusi sampah hingga perubahan iklam.
“Program itu selaras dengan tujuan sebagai ruang terbuka hijau yang menjaga keseimbangan ekosistem dan memperbaiki kualitas lingkungan hidup di Magetan,” katanya, Jumat (12/6/2026).
Bupati juga menyinggung darurat sampah yang sedang dihadapi Kabupaten Magetan. Dia mengingatkan Camat. Lurah, dan Kepala Desa untuk segera dan serius melaksanakan Instruksi Bupati Magetan nomor 1 tahun 2019.
“Pengelolaan sampah berbasis masyarakat harus sudah tuntas di desa dan kelurahan,” tegasnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Saif Muchlissun mengatakan Festival Bambu 2026 diselenggarakan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Festival Bambu diisi dengan berbagai stan dari sekolah, pelestari lingkungan, OPD, dan masyarakat untuk edukasi lingkungan. Acara ini juga sebagai upaya meningkatkan ekonomi rakyat melalui partisipasi umkm, pelaku usaha lokal, mitra binaan, serta penggiat bambu dan lingkungan lainnya. (far/mk)
