Magetan – Hari ini, Senin (25/5/2026) tepat setahun Pemerintahan Bupati Nanik Sumantri dan Wabup Suyatni berjalan.
Pemerintahan ini berjalan di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang menurun. Ada efiesien, dan pemotongan transfer ke daerah.
Di tengah keterbatasan anggaran itu, Pemkab Magetan di bawah kepemimpinan Nanik Sumantri – Suyatni berhasil membangun sejumlah infrastruktur penting.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Muhtar Wakid merinci Pemkab Magetan menyelesaikan pembangunan Jalan Bendo-Maospati dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp21 Miliar.
Dari Provinsi, melalui anggaran sebesar Rp31 Miliar, Magetan memiliki Twin Road setelah menunggu 16 tahun.
“Karena keterbatasan anggaran, kami bekerja keras mencari sumber anggaran di luar APBD, melalui APBN atau APBD Provinsi untuk membangun infrastruktur di Magetan,” ungkap Kepala Dinas PUPR, Muhtar Wakid, Senin (25/5/2026).
Muhtar menambahkan dari APBD Magetan, Pemkab Magetan melanjutkan pekerjaan hotmix di ruas Takeran ke Goranggareng hingga Magetan. Lalu, ruas Kenongomulyo-Tulung. Dikerjakan bertahap karena keterbatasan anggaran.
Kemudian, di bidang ketahanan pangan, Embung Sidowayah sudah bisa difungsikan pada tahun ini.
“Di kepemimpinan Bu Nanik dan kang Suyat, Plasa Ndoyo juga sudah dipakai,” katanya.
Pembangunan untuk mendukung Kampus Unesa juga berhasil dikerjakan, pelebaran jalan serta jalan masuk Stasiun Magetan.
“Lebaran lalu, saya sudah berkirim surat ke PT KAI terkait pengoperasiaan jalan masuk. Menunggu KAI menyelesaikan gate parkir,” imbuh Muhtar.
Muhtar mengatakan, tahun ini masih melalui anggaran pusat, akan mendapatkan kucuran Rp13,7 Miliar untuk Sumber Daya Air. Anggaran itu akan digunakan untuk sumur dan perpipaan guna perbaikan jaringan irigasi permukaan. Bidang Bina Marga, tahun ini juga akan mendapat DAK Rp7 Miliar.
“Melalui sistem informasi pembangunan jalan, kami juga sedang mengajukan ke pusat sampai 99 Miliar. Kalau disetujui sepertiganya saja sudah bagus,” ungkapnya.
Muhtar mencatat Pemkab Magetan telah berhasil dan cukup baik mendapatkan sumber pendanaan dari luar untuk Pembangunan. (far/mk)
