Magetan – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 30 desa di Magetan dimulai. Sebagian besar sudah melakukan pemilihan pada pukul 07.30 WIB dengan cara e-voting.
Setelah prosesi seremoni, ribuan warga mulai mengunakan hak suaranya menggunakan komputer yang disediakan.
Sekitar sejam berjalan, pelaksanaan pilkades tepantau berjalan lancar. Bupati Magetan Suprawoto memantau pelaksanaan pilkades di Magetan melalui aplikasi Zoom Meeting dengan berbagai media yang meliput pilkades.
“Bu, sekeco pundi model e-voting opo nyoblos,” kata Pak Bupati kepada Sukinah, warga Buluharjo, Plaosan melalui sambungan Zoom Meeting.
Pertanyaan Bupati Magetan itu dijawab warga dengan pengakuan bahwa model e-voting ini lebih sederhana dan cepat.
“Sekeco niki Pak Bupati,” jawabnya.
Panitia pilkades juga mengaku lebih memilih model e-voting ini ketimbang model coblos. Ketua Panitia Pemilihan di Desa Sidorejo, Ahmad Zahni mengaku model e-voting lebih praktis.
“Hanya saat persiapan, dan pengesetan alat yang mungkin agak merepotkan. Tapi, sebentar sudah teratasi,” jelasnya.
Ini kedua kalinya, Kabupaten Magetan menggelar pilkades dengan model e-voting. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk memilih hanya hitungan detik bagi setiap pemilih. (far/mk)
