Magetan – Bupati Magetan mengungkap kebanggaannya kepada pembalap Moto2 Mario Aji. Ungkapan kebanggaan itu disampaikan atas peluncuran helm balap Mario yang mengangkat budaya Magetan ke kancah internasional.
“Saya bangga atas peluncuran helm Mario Aji musim 2026 ini. Bagi saya, ini bukan sekadar perlengkapan balap, tetapi simbol jati diri dan kecintaan terhadap budaya Indonesia, khususnya Kabupaten Magetan yang dibawa hingga panggung dunia,” kata Bupati Nanik Sumantri, Sabtu (28/2/2026).
Bunda Nanik berharap semangat ini menginspirasi generasi muda Magetan untuk berani bermimpi dan tetap menjunjung identitas bangsa di setiap Langkah.
Musim balap Moto2 2026 dimulai. Pada musim balap ini, Pembalap asal Magetan Mario Aji terus berkomitmen mengenalkan budaya Indonesia ke kancah internasional. Termasuk, Magetan sebagai tanah kelahirannya.
Mario mengenalkan Magetan, Jawa Timur, dan Indonesia melalui desain helm yang digunakannya di balapan Moto2.
Magetan diangkat melalui motif Batik Bumi Mageti. Motif ini menghadirkan perpaduan eksotis antara keindahan alam dan kekayaan seni budaya Magetan. Rangkaian elemen ikonik seperti legenda Naga Kiai Pasir dan Nyai Pasir, kemegahan Gunung Lawu, kemasyhuran Situs Ganesha Gimbal, serta keanggunan rumpun bambu (Pring Sedapur) dirangkai secara harmonis.
Diperkaya dengan aksentuasi huruf “M” yang khas, desain ini merepresentasikan jati diri, kebanggaan, dan kemuliaan tanah Magetan.
“Helm ini bukan sekadar menjadi alat pelindung, melainkan aktualisasi wastra dan seni budaya tanah kelahiran saya,” kata Mario, Jumat (27/2/2026). (far/mk)





