Magetan – Bagi pemerintah daerah, silaturahmi Paguyuban Pawitandirogo (Pacitan, Ngawi, Madiun, Magetan, Ponorogo) memiliki arti penguatan kerja sama antar daerah.
Bagi warga Pawitandirogo yang tinggal di Jabodetabek, acara silaturahmi seperti halal bihalal Minggu (19/4/2026) berarti penguatan ikatan emosional.
Kemarin, seribu warga Pawitandirogo bertemu dalam acara halal bihalal.
“Senang, rasanya seperti bertemu saudara,” kata Prawoko warga Karangrejo yang bekerja di Tangerang.
Dia datang bersama anak dan istrinya. Melebur setangkup rindu pada tanah kelahirannya.
Dia membeli Jeruk Pamelo dan beberapa camilan khas Magetan.
Begitu juga halnya Anang, warga Kawedanan. Datang untuk menemui temannya yang berasal dari Dolopo, Madiun.
Anang rutin pulang kampung. Namun, kadang tak sempat bersilaturahmi dengan teman-temannya di Madiun. Pertemuan di acara Pawitandirogo menjadi gantinya.
“Terima kasih kepada pengurus dan pemerintah daerah yang akhirnya bisa mempertemukan warga daerah Pawitandirogo di Jakarta,” katanya.
Meski beracara di Jakarta, Pemkab Magetan yang menjadi tuan rumah mengemas dengan sentuhan daerah. Ada suguhan drama tari, penampilan Cak Lontong dan penyanyi Arya Galih. Ada pameran produk unggulan.
Daerah lain, juga tak mau ketinggalan. Madiun membagikan gratis nasi pecel. Ponorogo menyuguhkan makanan dan penampilan reog yang menyita perhatian pengunjung di luar gedung.
Acara ini juga dihadiri para tokoh nasional seperti Menteri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Turut hadir, Anggota MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetiyo, Jamwas Kejagung Rudi Margono, dan semua kepala daerah Pawitandirogo. (far/mk)





