Ditunda untuk ‘Cooling Down’, DPD Golkar Jatim Ungkap Sejumlah Hal agar Musda Magetan Bisa Digelar

Magetan – Kepastian Musda Partai Golkar Magetan pascapenundaan bergantung pada sejumlah variabel.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Jatim Heri Sugiono mengatakan penundaan Musda di Magetan karena permintaan Golkar Magetan.

Kronologinya, Heri menjelaskan sehari jelang Musda digelar, ada dua calon yang sama-sama mengaku punya dukungan, yakni Didik Haryono dan Sumanto.

“Ada potensi dukungan ganda, dan lain-lain sehingga sebagai jalan tengah, disepakati Musda akan berlangsung sesuai jadwal dengan aklamasi memilih Pak Zakaria,” ungkapnya.

Namun, setelah kesepakatan pertemuan Zakarya tidak bersedia dengan alasan regenerasi.

“Tidak bersedianya, Pak Zakarya. Dan, surat yang dikirim ke Jatim untuk penundaan Musda karena situasi tidak kondusif, maka kami menyetujui untuk ditunda,” terangnya.

Menurut Heri, penundaan ini bisa membuat ‘cooling down’ di Magetan. Jatim meminta ketua dan calon ketua untuk berkompromi. Kalau sudah siap, Magetan bisa meminta pengajuan Musda kembali.

“Mosok ya hanya dengan jabatan ketua untuk membesarkan partai,” katanya.

Heri mengaku tidak ada deadline Musda pascapenundaan di Magetan. Namun, akan dilihat batas masa jabatan periode sebelumnya.

“Katakanlah periodenya akan berakhir September, ya kami akan minta pertanggungjawabannya. Termasuk, musda sebagai estafet periode berikutnya,” jelas Heri.

Menurut Heri, partai memiliki banyak program untuk sosialisasi dan penguatan organisasi. Sehingga, Musda jadi bagian penting untuk itu.

Partai Golkar Magetan menunda pelaksanaan Musda sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Sedianya, jadwal Musda digelar hari ini, Minggu (10/8/2025). (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

spot_img
spot_img

Popular Categories

spot_img