Luncurkan Musrenbang Kecamatan, Bupati Magetan Ungkap Prioritas Pembangunan pada 2027

Magetan – Pemkab Magetan meluncurkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Magetan 2027.

Kegiatan peluncuran digelar di Pendopo Desa Bibis, Kecamatan Sukomoro, Kamis (22/1/26), dan dibuka Bupati Magetan Nanik Sumantri.

Bupati Magetan, menegaskan RKPD Tahun 2027 memiliki posisi strategis karena merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Magetan Tahun 2025–2029.

Oleh karena itu, perencanaan pembangunan harus dilakukan secara cermat, terarah, dan berkelanjutan, dengan berbasis data yang akurat serta mengedepankan sinergi antara pendekatan ‘top down’ dan ‘bottom up planning’.

“Musrenbang Kecamatan ini menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi pembangunan yang selaras dengan visi dan misi daerah, sehingga program yang dihasilkan benar-benar berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati menyampaikan tema pembangunan tahun 2027 adalah, Penguatan Infrastruktur Ekonomi untuk Peningkatan Kesejahteraan yang Merata.

Tema ini menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, membuka akses dan konektivitas, serta mendorong pemerataan kesejahteraan antarwilayah.

Bupati juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk mengedepankan musyawarah dan mufakat agar keputusan yang dihasilkan mencerminkan kepentingan bersama.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, dalam laporannya menekankan seluruh usulan pembangunan dari masyarakat harus diselaraskan dan diklasifikasikan ke dalam tiga klaster prioritas, yakni Klaster SDM Andal, Klaster Ekonomi Kuat, dan Klaster Infrastruktur Mantap.

“Penguatan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan yang merata hanya bisa dicapai jika seluruh usulan pembangunan terwakili dalam tiga klaster tersebut, tidak terfokus pada satu sektor saja,” jelasnya.

Ia menambahkan tantangan perencanaan pembangunan ke depan semakin kompleks, terutama keterbatasan fiskal dan meningkatnya kebutuhan masyarakat. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

spot_img
spot_img

Popular Categories

spot_img