Magetan – Gelaran kelima Pameran dan Bursa Tosan Aji agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau biasanya diikuti dari berbagai daerah, kali ini, dikhususnya untuk kolektor lokal Magetan.
Sedikit 10-an kolektor ambil bagian dengan sekitar 250 pusaka dipamerkan. Ada keris yang berharga sekitar 75 Juta. Beberapa yang lain seharga mobil bekas Honda Brio.
“Pusaka itu berharga mahal karena paling tidak tiga hal, tangguh, utuh, dan sepuh,” kata Hadi Suwito, salah satu kurator benda pusaka yang menjadi salah satu panitia Pameran Tosan Aji.
Pria yang akrab disapa Mas Ndawid itu, mengatakan ketiga unsur tadi sekaligus menunjukkan di era apa keris itu dibuat.
“Ada keris yang dipamerkan di sini itu dibuat di era Ki Mageti. Makin langka juga makin mahal,” ungkapnya.
Mas Ndawid menambahkan harga sebuah keris juga tergantung minat pembeli, dan apa yang disebut ‘winengker’.
Ratusan keris dipamerkan di acara Bursa Tosan Aji yang dibuka hari ini hingga 7 Juli 2025 mendatang di Gedung Korpri Magetan. Pameran ini merupakan rangkaian dari gelaran Joyo Jawaning Nuswantoro untuk melestarikan kekayaan budaya Jawa di Magetan. (far/mk)




