Magetan – Aktivis Forum Rumah Kita, Rudi Setyawan meminta proses seleksi Sekda dilakukan dengan transparan.
Menurut dia, Panitia Seleksi (pansel) diminta untuk menginformasikan ke publik setiap tahapan yang dilakukan.
“Setelah pengumuman, ada tahapan-tahapan seleksi berikutnya, ini tak pernah diinformasikan. Apa sulitnya menyampaikan informasi setiap tahapan yang dilakukan. Jangan hanya pengumuman pendaftaran,” katanya, Senin (1/9/2025).
Menurut Rudi Gosong, panggilan akrabnya, informasi di setiap tahapan, penting bagi publik untuk ikut memantau dan mengawal agar setiap proses berlangsung secara bersih dan akuntable.
“Kalau publik punya prasangka buruk itu kan karena pemerintah sendiri yang tidak mau terbuka,” tegasnya.
Rudi mengatakan Magetan butuh Sekda yang bisa turun langsung ke masyarakat, tak hanya bekerja di balik meja.
“Ibaratnya, sekda yang sering ngopi yang dibutuhkan sekarang. Dari warung kopi, akan ada banyak masukan dari masyarakat untuk membangun Magetan ke depan,” ungkapnya.
Sekda, kata Rudi merupakan jabatan sentral dan tertinggi di ASN yang bisa menjadi jembatan suara publik dan pemimpin daerah.
Saat ini, tahapan seleksi sekda telah menyelesaikan tahap assessment. Berikutnya, tahapan seleksi untuk pengisian jabatan Sekda Magetan, Penulisan Makalah, Uji Kompetensi Bidang/Teknis (Pemaparan Makalah dan Wawancara). Dan, pengumuman hasil akhir seleksi. (far/mk)





