Magetan – Pesantren Baitul Quran Al Jahra punya acara istimewa pada Hari Guru Nasional 2025.
Salah satu lembaga pendidikan islam modern terbesar di Magetan itu memberikan penghargaan Guru Berdedikasi 2025. Acara ini digagas untuk sebagai bentuk penghormatan kepada guru atas dedikasinya selama ini.
“Tujuannya adalah mengangkat derajat guru, meningkatkan motivasi, dan mendorong mutu pendidikan yang merata,” kata Koordinator Acara, Qhonita Guruh Dwi Lestari, Selasa (25/11/2025).
Terpilih 7 guru yang berasal dari TK IT (satu pemenang), dan juara 1, 2, 3 untuk SMP IT dan MA IT Baitul Quran Al Jahra.
Menurut Qhonita, proses pemilihan guru berdedikasi ini berlangsung sejak 30 Oktober hingga 21 November 2025. Pesertanya, diikuti oleh guru dengan masa kerja minimal dua tahun. Mekanisme penilaian dibuat berlapis untuk memastikan kompetensi guru benar-benar terukur. Tahapannya meliputi, registrasi online, pengumpulan portofolio & riwayat pengalaman mengajar, tes tulis dan wawancara, presentasi pengalaman mengajar, dan penilaian real-time di kelas.
“Rangkaian yang intens ini menjadi upaya agar kualitas pendidik dinilai secara objektif dan menyeluruh,” jelas Qhonita.
Melalui ajang ini, lembaga berharap semangat dedikasi dan keteladanan para guru terus terjaga, sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk menghargai para pendidik yang setia membersamai perjalanan belajar mereka.
Momen istimewa lain selain pemberian penghargaan, ada bagian paling emosional terjadi ketika seluruh santri maju secara bergiliran untuk memberikan buket bunga beserta kartu ucapan kepada para guru.
Suasana kian haru saat dua santri, Muadz Bawuh Imtiyaz dan Nisaun Nafiah, tampil membacakan puisi persembahan untuk guru. Suara mereka yang bergetar mengalun membawa pesan cinta dan hormat, membuat beberapa guru tampak menyeka air mata. Sebuah penanda bahwa hubungan guru dan santri di Al Jahra tidak berhenti pada ruang kelas, tetapi menaut sampai ke hati. (far/mk)





