Magetan – Rangkaian kegiatan Milad ke-11 Pesantren Baitul Quran Al Jahra Magetan berakhir sudah. Acara ditutup dengan pengajian di masjid Lembaga Pendidikan Islam terbesar di Magetan itu, Sabtu (15/11/2025).
Tapi, tangis Rinawati, salah satu pengajar, tak berhenti. Matanya masih berkaca-kaca.
“Iya, tak menyangka dapat umrah. Sangat surprise. Sangat bersyukur,” ungkapnya.
Rinawati yang mengajar Matematika, membuktikan tak semua bisa dihitung secara matematis. Impian pergi ke tanah suci didapat dari Al Jahra.
Dia merupakan satu dari tiga yang mendapatkan ‘reward’ dari Ponpes Baitul Quran Al Jahra. Reward berangkat umrah. Selain Rinawati, Miftahuddin, dan Imam Mustofa.
Miftahudin dan Imam Mustofa juga menyampaikan rasa syukurnya mendapat hadiah ibadah umrah.
Ketua Dewan Pembina Al Jahra, Nur Wahyudi mengatakan program reward untuk ustaz dan ustazah di Al Jahra merupakan program rutin. Setiap tahun akan ada tiga orang terpilih untuk mendapatkan reward tersebut.
“Semoga doa yang mustajabah saat ibadah umroh, dikabulkan Allah untuk dirinya, keluarga, dan civitas akademika Al Jahra,” katanya.
Milad ke-11 Pesantren Baitul Quran Al Jahra juga menandai program baru, yakni beasiswa bagi murid dan pengajar. Bagi murid kelas XI mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan jenjang Pendidikan Tinggi di dalam negeri maupun luar negeri. Bagi pengajar direkomendasikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri seperti di kota Madinah, Mekkah, atau Kairo.
“Ada seleksi untuk dua santri dan dua pengajar. Khusus program beasiswa untuk ustaz dan ustazah agar bisa memenuhi kebutuhan pengajar lulusan luar negeri yang ahli syariah dimana kita masih minim untuk hal itu,” jelas Nur Wahyudi.

Milad ke-11 Pesantren Baitul Quran Al Jahra Magetan dimulai sejak 10 November lalu dengan serangkaian kegiatan, seperti upacara 10 November, khitan massal, tabligh akbar, hafalan 30 juz Alquran, dan pemberian reward bagi ustaz dan ustazah. (far/mk)





