Pemkab Magetan Bekali Pelaku UMKM Inovasi Kemasan agar Produk ‘Naik Kelas’

Magetan – Pemkab Magetan terus berupaya agar produk UMKM di Magetan ‘naik kelas’. Salah satunya, agar kemasan produk UMKM menarik, informatif, dan memiliki kualitas tinggi.

Untuk itu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menggelar Workshop Pelatihan Kemasan Produk bagi para pelaku Usaha Kecil, dan Menengah (UMKM) di Magetan.

Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan pasar modern yang semakin kompetitif. Dan, estetika kemasan sebuah produk menjadi pintu gerbang utama dalam menarik kepercayaan calon pembeli.

“Seiring perkembangan zaman dan ketatnya persaingan, kemasan bertransformasi menjadi faktor utama yang memikat minat konsumen. Kemasan yang menarik, informatif, dan memiliki standar kualitas tinggi secara otomatis akan mendongkrak nilai jual serta memperkuat posisi produk di pasar,” kata Sekretaris Dinas Firman Sri Cahyadi mewakili Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Magetan, saat membuka agenda pelatihan, Kamis (9/4/2026).

Melalui workshop ini, Pemkab Magetan menargetkan adanya peningkatan kompetensi teknis bagi para pelaku usaha. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu menciptakan desain yang lebih inovatif dan kreatif, namun tetap fungsional dan sesuai dengan standar regulasi pasar modern.

Pelatihan ini tidak hanya berhenti pada aspek visual, tetapi juga menyentuh sisi informatif seperti pencantuman label halal, komposisi produk, hingga masa kedaluwarsa yang estetis. Hal ini menjadi kunci penting bagi produk olahan pangan dan kerajinan khas Magetan agar dapat bersaing di rak-rak ritel modern maupun marketplace digital.

“Target kami jelas, setiap tahun harus ada progres signifikan di mana UMKM kita ‘naik kelas’ sesuai sasaran yang ditetapkan pemerintah daerah. Kami berkomitmen menjadikan UMKM sebagai pilar utama penyangga ekonomi daerah. Melalui pelatihan kemasan ini, kami mendorong mereka untuk menembus pasar lokal, nasional, hingga merambah pasar internasional,” tegas Firman.

Data Dinas Koperasi dan UMKM, potensi ekonomi kerakyatan di Magetan tergolong sangat besar. Firman memaparkan bahwa saat ini tercatat ada sekitar 154.405 pelaku UMKM di Magetan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 88.550 UMKM telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas dasar operasional mereka.

Melihat angka tersebut, pemerintah daerah memikul tanggung jawab besar untuk memastikan para pelaku usaha ini tidak sekadar bertahan, tetapi juga berkembang secara kualitas. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

spot_img
spot_img

Popular Categories

spot_img