Akui Drainase Tidak Fungsional, Wabup Magetan Beberkan Langkah Atasi Banjir

Magetan – Hujan deras pada Selasa (3/3/2026) yang mengkibatkan banjir dan luapan air di sejumlah titik, menjadi bahan evaluasi.

Wabup Magetan, Suyatni bersama sejumlah staf melakukan sidak pasacbanjir, Rabu (4/3/2026). Kang Suyat, sapaan akrabnya, sampai ikut membuka penutup gorong-gorong untuk seberapa banyak sampah yang menjadi penyebab air di irigasi meluap.

Wabup mengakui sebab banjir karena drainase tidak fungsional. Misalnya, di Jalan Diponegoro.

“Lumpur-lumpur naik. Sampah-sampah nyantol banyak itu menjadi sebab di jalan Diponegoro, surutnya lama. Jadi, saluran induk, drainase induk mengalami sedimentasi kira-kira ya lima sampai sepuluh senti,”

Wabup meminta untuk dilakukan pengerukan termasuk pembersihan sampah-sampah. Hanya Saja, di bagian hulu, masyarakat masih banyak membuang sampah di selokan-selokan. 

“Kalau pemerintah membersihkan, masyarakat terus membuang begitu ya artinya menjadi tidak efektif. Apalagi kalau pemerintahnya juga enggak cepat-cepat membersihkan,” ungkapnya.

Problem yang juga juga pada penutup saluran mirip besi ram-raman yang juga tertutup banyak sampah dan dedaunan.

“Di dekat sekolah tadi saya meminta guru dan siswa mulai dikenalkan jarangan penutup saluran yang tertutup lumpur dan sampah. Dan itu salah satu penyebab banjir,” katanya.

Wabup berharap bantuan dana untuk RT bisa digunakan untuk membersihkan lingkungan supaya drainase lancar.

Ke depan, lanjut Suyat, drainase perlu dibersihkan dari hambatan-hambatan. Terus jangka menengahnya, dibeton supaya tanahnya itu tidak runtuh-runtuh ke lantai selokan. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

spot_img
spot_img

Popular Categories

spot_img