BerandaPeristiwaSeleksi Dewas PDAM Magetan, Pemerhati: Ujian Bagi Bupati

Seleksi Dewas PDAM Magetan, Pemerhati: Ujian Bagi Bupati

Magetan – Pagi ini, Rabu (22/7/2024) Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Perumdam Lawu Tirta Magetan menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

UKK ini merupakan tahapan pertama bagi pendaftar yang lolos seleksi administrasi. UKK akan dimulai pukul 07.30 WIB bertempat di Ruang Ki Mageti Setdakab Magetan.

“Materi uji berupa tes psikologi, tes tulis dan membuat makalah tentang strategi pengawasan Perusahaan daerah air minum,” kata Sekda Welly Kristanto selaku Ketua Pansel Calon Anggota Dewan Pengawas PDAM Magetan dalam pengumuman hasil seleksi administrasi peserta.

Sebelumnya, Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas Perumdam Lawu Tirta Magetan merilis hasil seleksi administrasi berdasarkan Berita Acara Nomor: Pansel-Dewan Pengawas/153/VII/2026. Sebanyak 22 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Mereka yang lolos semua tahapan seleksi akan diangkat oleh kepala daerah.

Dari sebanyak itu, ada sejumlah nama yang sudah dikenal seperti Rendra Sunarjono, berprofesi sebagai wartawan. Ada nama mantan anggota KPU Magetan, Edi Wiyono. Mantan Anggota Bawaslu Magetan, Abdul Azis Nuril Huda. Dan, caleg Partai Nasdem pada pemilu 2024, Bahtiar Nurul Hudha.

Nama terakhir ini, memiliki latar belakang politik. Sebelum nyaleg, Bahtiar adalah staf ahli Suyatni Priasmoro saat menjadi anggota DPRD Jatim periode 2019-2024. Saat pilkada lalu, Bahtiar juga aktif dalam pemenangan pasangan Bunda Nanik – Kang Suyat.

Warga Magetan mengaitkan latar belakang Bahtiar yang ‘dekat’ pemenang Pilkada Magetan dengan seleksi Dewan Pengawas Perumdam Lawu Tirta. Di sebuah grup aplikasi perpesanan, salah satu warga menulis, “Dewase dipek Bahtiar Soko Nasdem.”

Pemerhati Air Magetan (PAM) Rudi Setiawan mengatakan seleksi Dewan Pengawas PDAM Magetan ini merupakan ujian bagi Bupati Nanik dan Wabup Suyatni.

“Ujian, apakah seleksi dewan pengawas independen ini benar-benar independen atau tidak. Jangan sampai ini terkesan bagi-bagi kue yang sebenarnya tidak manis. Jangan sampai hasil seleksi dipilih karena faktor kedekatan,” katanya, Rabu (22/7/2026).

Rudi Setiawan yang akrab disapa Rugos itu mencontohkan PDAM Surabaya yang memilih dewan pengawas dari kalangan profesional murni bukan dari latar belakang politik. Ketua Dewan Pengawasnya, Dekan dari ITS.

“Yakin PDAM akan terbebas dari cengkraman penguasa kalau dewasnya yang terpilih nanti memiliki kedekatan khusus dengan bupati dan wakil bupati,” pungkas aktivis senior itu. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Umpatan Berujung Hukuman, Pertama di Magetan Terdakwa Dijatuhi Pidana Pengawasan

Magetan – Kasus ini menjadi pelajaran agar menjaga lisan. Seperti peribahasa mengatakan, mulutmu harimaumu,...

Setujui Usulan Eksekutif dengan Penyesuaian, DPRD dan Pemkab Magetan Teken Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Magetan - DPRD Magetan dan Pemkab meneken Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun...

Bukan Sekadar Angka di Kemasan, Betavo Audio Buktikan Performa Power Amplifier Lewat Pengujian Terbuka

Betavo Audio membawa spesifikasi BGB-2.5 3S dari katalog menuju pengujian yang dapat ditonton publik,...
spot_img

Artikel Terkait