Magetan – Panitia Seleksi (Pansel) Dewan Pengawas (Dewas) Perumdam Lawu Tirta Kabupaten Magetan menepis anggapan seleksi dibuat hanya sekadar formalitas.
Ketua Pansel Dewas Perumdam Lawu Tirta, Welly Kristanto memastikan seleksi dilakukan secara obyektif, akuntabel, dan transparan.
“Seleksi beneran. Sampai kami bisa lihat, mana yang memiliki kemampuan dan hanya sekadar mencoba-coba lowongan,” katanya, Kamis (23/7/2026).
Sekda Magetan ini secara khusus ingin mendapatkan calon dewas yang kompeten dan kritis. Menurut dia, kinerja PDAM Magetan akan semakin baik kalau pengawasnya kritis, berani memberikan masukan dan evaluasi kepada direksi.
Welly mengapresiasi antusiasme pendaftar, meskipun pansel memberlakukan persyaratan ketat termasuk kewajiban menyelesaikan masa periode bagi yang memiliki rekam jejak tertentu, kuota satu posisi anggota Dewas menyedot puluhan pendaftar.
Dari proses pendaftaran, tercatat sebanyak 36 orang. Lolos administrasi 22 orang. Dan, yang mengikuti proses seleksi Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK), 21 orang.
Rangkaian UKK berlangsung sejak Rabu dengan agenda ujian tertulis dan penyusunan materi paparan. Dilanjutkan Kamis dan Jumat, pemaparan visi misi serta wawancara. (far/mk)
