Selasa, 20 Januari 2026

Jelang Pembahasan Perubahan APBD di Magetan, Muncul Petisi di Laman change.org

Magetan – Tepat di masa 100 hari kerja pemerintahan baru di Magetan, dan menjelang pembahasan Perubahan APBD, muncul petisi di laman change.org.

Petisi dibuka Agus Pujiono yang dikenal sebagai salah satu aktivis di Forum Rumah Kita. Petisi ini diberi judul ‘Kawal Pembahasan Perubahan APBD Magetan untuk Lebih Pro Rakyat’.

“Ada banyak jalur untuk menciptakan kesadaran bersama mengenai ketimpangan. Pilihan membuat petisi di change.org juga mempertimbangkan agar memudahkan Masyarakat karena lewat online,” kata Agus Pujiono, pembuka petisi.

Agus menambahkan petisi online ini juga menjadi salah satu cara bersuara di luar aksi demo, atau penyampaian langsung.

Dalam laman petisi, ketimpangan terjadi pada postur APBD yang belanja operasional mencapai Rp1,5 triliun. Di dalamnya, termasuk belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta komponen hibah dan subsidi.

Persentase tinggi ini menyisakan ruang terbatas untuk belanja modal dan program langsung yang berdampak pada masyarakat, menyebabkan ketergantungan pada anggaran rutin yang kurang produktif, dan menghambat investasi jangka panjang.

Petisi juga mnyoroti kegiatan seremonial yang dianggap berlebihan.

“Meskipun tidak dirinci secara spesifik, sering kali mencakup kegiatan seperti upacara, seminar, dan acara seremonial yang memakan biaya besar, tetapi memberikan manfaat minimal bagi rakyat. Dana ini bisa dialihkan ke program nyata, seperti subsidi pupuk bagi petani, perbaikan jalan desa, atau bantuan kesehatan bagi keluarga miskin,’ tulis petisi.

Petisi Kawal pembahasan Perubahan APBD Magetan untuk Lebih Pro Rakyat’ menuntut, pembahasan Perubahan APBD berfokus pada Program Pro Rakyat, seperti alokasi minimal 40% dari total belanja (dari saat ini sekitar 9% belanja modal) untuk program langsung seperti pendidikan berkualitas, kesehatan masyarakat, infrastruktur pedesaan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat kecil.

Lalu, memangkas kegiatan seremonial.

“Kami juga membuat yang manual selain lewat online. Kami berharap dalam 10 hari ini setidaknya mendapat 1.000 dukungan,” pungkas Agus.

Petisi lewat online dan offline dibuka selama 10 hari ke depan. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

spot_img
spot_img

Popular Categories

spot_img