Peristiwa

Jembatan Doyo yang Berusia 36 Tahun, Ketua DPRD: Tak Layak dan Memprihatinkan

Nguntoronadi – Kondisi jembatan Doyo yang menghubungkan Desa Semen dan Desa Gorang Gareng, Kec. Nguntoronadi, Magetan, dinilai memprihatinkan karena sudah kurang layak.

Jembatan penghubung antar-kecamatan itu, jalannya sempit. Jembaran dibangun tahun 1986 atau berusia 36 tahun. Itu diresmikan pada zaman Gubernur Jatim Wahono.

“Setelah melihat kondisinya, jembatan Doyo sebagai penghubung kecamatan dan bahkan antar-kabupaten, kami menilai memprihatikan dan kurang layak,” ujar Ketua DPRD Magetan, Sujatno, Senin (25/7/2022).

Menurut dia, perbaikan jembatan Doyo ini akan dijadikan skala prioritas pembangunan. Terutama, pada pembahasan untuk pelaksanaan APBD induk tahun 2023.

“Mobil lewatpun harus bergantian karena ukuran jembatan yang sempit. Jika tidak segera dilakukan perbaikikan akan membahayakan keselamatan pengguna,” tutur legislator dari PDI Perjuangan itu.

Dari hasil sidak yang dilakukan, ketua dewan juga mengimbau pada masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di sekitaran jembatan Doyo ini.

“Kami menerima aspirasi masyarakat serta dari kepala desa di wilayah Kecamatan Nguntoronadi yang disampaikan melalui Musrenbang. Masyarakat berharap, jembatan Doyo dibangun. Pembangunan jembatan Doyo akan menjadi skala prioritas dalam pembahasan untuk usulan APBD tahun 2023 nanti.” (par/mif/mk)

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment