BerandaPeristiwaPolitik & PemerintahanKantor PDIP Magetan Penuh Karangan Bunga, Wiling: Ketua Baru Diterima Luas Masyarakat

Kantor PDIP Magetan Penuh Karangan Bunga, Wiling: Ketua Baru Diterima Luas Masyarakat

Magetan – Deretan karangan bunga tampak berderet di halaman kantor DPC PDI Perjuangan Magetan. Ucapan selamat, datang dari berbagai elemen masyarakat menyusul penetapan Diana Sasa sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, 20 Desember lalu.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Magetan, Suyono Wiling, menyebut kiriman bunga tersebut sebagai penanda Diana Sasa diterima kalangan masyarakat luas.

“Ini adalah ekspresi silaturahmi sekaligus harapan agar PDIP Magetan melangkah lebih baik ke depan. Kami memaknai sebagai sambutan hangat dan kepercayaan. Tentu kepercayaan itu harus dijawab dengan kerja nyata,” ujarnya.

Ucapan selamat datang dari beragam kalangan, mulai partai politik, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, komunitas pencak silat, olahraga, kepemudaan, hingga unsur profesi dan pendidikan. Kehadiran berbagai elemen itu menunjukkan kuatnya modal sosial dan harapan baru bagi PDIP Magetan di bawah nahkoda perempuan aktivis buku itu.

Menurut Suyono, kepengurusan baru diharapkan mampu menjaga keterbukaan, merawat komunikasi lintas kelompok, dan memperkuat kerja kerakyatan di Magetan.

Deretan bunga mungkin bersifat sementara, tetapi pesan yang dibawanya menjadi penanda awal bahwa masyarakat menaruh harapan pada PDIP Magetan.

“Partai harus hadir lebih rapi, lebih terbuka, dan lebih dekat dengan rakyat,” pungkas Suyono. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Pengembangan Kampus Unesa di Magetan, Riyono Caping: Lebih Baik di Kota

Magetan – Magetan akan mendapat dampak berlipat ganda atau multiplier effect, ketika ada perguruan...

Percepat Budaya Gemar Makan Ikan, Riyono Caping Bantu Ibu-Ibu Magetan Kembangkan Olahan Ikan

Magetan – Magetan punya perikanan melalui budidaya dengan nilai sampai 1.350 ton per tahun....

Mengakhiri Tugas dengan Tulisan (Untuk Temanku Mas Suwata)

DULU, ketika masih bekerja dengan Mas Suwata saya sering berkelakar di hadapan guru dan...

Artikel Terkait