Magetan – Anak-anak TK Unggulan Magetan pagi ini punya aktivitas berbeda. Mereka kedatangan tim dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan.
Di salah satu aula, lewat interaksi dan tontotan di layak proyektor, anak-anak dikenalkan dengan ikan dan makanan dari olahan ikan.
Anak-anak yang berseragam batik oranye itu diberi penjelasan bahwa ikan merupakan salah satu sumber makanan yang tinggi zat gizi. Mulai dari zat bezi, omega 3, hingga sejumlah vitamin. Gizi yang terkandung dalam ikan bermanfaat untuk melindungi penglihatan, dan meningkatkan kecerdasan.
“Siapa yang suka makan ikan? Ikan sangat dianjurkan dikonsumsi sejak dini,” kata salah satu petugas sosialisasi Disnakan.
Menurut Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, Nur Haryani, sosialisasi gemar makan ikan seperti yang dilakukan di TK Ungggulan Magetan itu merupakan bagian dari upaya Pemkab untuk mencegah gizi buruk pada anak.
“Ini akan terus dan kontinyu kita lakukan agar meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya konsumsi ikan agar terhindar dari masalah tumbuh kembang anak, kecerdasan, dan mencegah stunting,” katanya, Kamis (6/11/2025).
Nur Haryani mengatakan angka konsumsi ikan di Magetan masih rendah, di angka 40,56 per kapita pertahun dan masih peringkat ke-3 terbawah di Jatim..
“Butuh effort dan sinergi dari semuanya supaya edukasi ini mengena dan angka konsumsi ikan semakin meningkat,” tambahnya.
Kepala TK Unggulan Siti Masruroh menyampaikan apresiasi program sosialisasi Dinas Peternakan dan Perikanan di sekolahnya. Pihak sekolah akan membantu program gemar ikan ini agar tertanam di anak didik dan orang tuanya. (far/mk)





