Karanganyar – Desa Papahan, Karanganyar Jawa Tengah punya solusi sendiri mengatasi persoalan sampah. Tampaknya, tak mau berpanjang kali lebar.
Desa Papahan memilih membeli incinerator atau alat untuk memusnahkan sampah padat dengan cara membakar.
Alatnya dibeli dari Desa Taji Magetan. Mesin yang dinamai Oksidator itu didatangkan dengan harga Rp250 Juta.
“Kami beli dari Magetan, dengan anggaran dana desa,” kata Pj. Kades Papahan, Jalu Setio Bintoro, Minggu (13/9/2025).
Peluncuran oksidator ini dihadiri Bupati Karanganyar Rober Christanto, dan pemilik alat, Kades Taji Sigit Supriadi, pada Jumat (12/9/2025).
Menurut Pj Kades Papahan, adanya mesin oksidator ini membuat sampah di Desa Papahan tidak lagi dibuang ke TPA Sukosari.
“Oksidator ini bisa membakar sampah hingga 2 ton dalam waktu 12 jam. Kita gak perlu membuang sampah ke TPA, ini malah kita kekuarangan sampah,” kata Jalu.
Desa Papahan mempersilakan desa-desa tetangga di Kecamatan Tasikmadu untuk memusnahkan sampah di Desa Papahan.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto mengapresiasi inovasi dan langkah Pemdes Papahan dengan mendatangkan oksidator untuk menyelesaikan permasalahan sampah. (far/mk)




