Minggu, 14 Juli 2024

Dukung Program Ecowisata Bamboo Park Magetan, Caleg dari Sukomoro Ini akan Bantu Sosialisasikan

Magetan – Tokoh masyarakat Sukomoro, Hadi Pramana, yang akrab dipanggil Ipong, mendukung rencana pemerintah membangun Ekoeduwisata Hutan Bambu di Desa Tinap.

Menurut Ipong, Ecowisata Bamboo Park punya banyak dampak baik, selain tujuan penghijauan untuk pemenuhan ruang terbuka hijau, ada konsep eduwisata.

Belum lagi, hutan bambu ini untuk meneguhkan ikon Magetan yakni bambu.

“Saya melihat ini gagasan dan program pembangunan yang luar biasa. Rasanya, belum ada taman bambu yang dikonsep ekoeduwisata seperti ini. Saya mendukung,” kata Caleg Partai Demokrat dari Dapil Sukomoro itu.

Ipong mengaku akan membantu untuk sosialisasi program ini di masyarakat sekitar lokasi.

“Saya nyaleg dari wilayah ini. Saya bertemu masyarakat setiap hari. Karena itu, saya akan sampaikan soal program pemerintah yang luar biasa ini,” jelasnya.

Menurut Ipong, aneh jika ada program pemerintah yang baik, lalu tidak didukung, apalagi telah melalui tahapan di dewan.

“Membangun ini kan tidak ujug-ujug, ya dibahas di dewan. Heran aja, kalau apa yang sudah disepakati di dewan ini kemudian dijadikan bahan kontroversi di dewan. Anggota dewan harusnya jadi wakil rakyat, mendengar suara rakyat. Terus, Pak Bupati juga sudah sampaikan Pemkab tidak anggarkan 50 M untuk hutan bambu. Akan dicarikan dengan jualan ide ke swasta dan anggaran provinsi serta pusat. Lah, program bagus, terus istilahnya gak pakai duit APBD kok diprotesi, aneh,” tegasnya.

Program Ekoeduwisata Hutan Bambu dibuat untuk pemenuhan Ruang Terbuka Hijau. Konsep RTH itu bisa untuk sarana sosial dan rekreasi. RTH adalah konsep pembangunan berkelanjutan, artinya pembangunan untuk generasi mendatang. Dan, isu lingkungan menjadi isu prioritas.

Karena itu, DPRD periode 2014-2019 menginisiasi pembentukan Peraturan Daerah tentang Ruang Terbuka Hijau dan disahkan sebagai Perda No 2 Tahun 2017. (far/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Berita Terbaru

Popular Categories