Peristiwa

Grup FB Berita Magetan Disomasi, Diskominfo Coba Tengahi

Magetan – Ini kata Bupati Suprawoto perihal RSUD dr Sayidiman Magetan yang menyomasi grup media sosial Facebook Berita Magetan. 

“Saya sudah menugaskan Dinas Kominfo untuk bertemu dengan kedua belah pihak. Jangan diperpanjang, keduanya bisa mengambil hikmah,’’ tulis bupati pada media melalui pesan aplikasi WA, Rabu (25/8/2021).

Untuk diketahui, ada unggahan di dalam grup Facebook Berita Magetan yang dianggap mencemarkan nama baik RSUD dr Sayidiman. Lalu, ada beberapa unggahan anggota grup berikut dengan berita yang di-repost oleh admin grup Facebook Berita Magetan itu, mengundang komentar negatif dari warganet. 

Kemudian, pihak RSUD dr Sayidiman menilai postingan warganet yang disetujui admin grup Facebook Berita Magetan cenderung menggiring opini “miring”. 

Kepala Dinas Kominfo Cahaya Wijaya ketika dikonfirmasi oleh media menyebut, jika pihaknya mewakili Pemkab Magetan akan melakukan fasilitasi. Dia mengaku sudah mengundang kedua belah pihak untuk upaya mediasi di kantor pemkab, Kamis (26/8/2021).

‘’Kami berharap RSUD bisa menerima kritik dari masyarakat. Sementara, untuk admin grup ini kami harap bisa menyaring unggahan dari anggota grup agar tidak jadi unggahan yang kontradiktif. Terlebih, merugikan salah satu atau beberapa pihak,’’ ujar Cahaya.

Grup medsos FB Berita Magetan ini, terang Cahaya, memiliki 500.000 lebih pengikut. Lanjutnya, alangkah baiknya dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Baik warga asli Magetan maupun warga luar Magetan yang ada di grup tersebut.

‘’Sangat disayangkan kalau sampai grup ini nanti dipermasalahkan. Karena ini suatu hal yang bagus sebenarnya, jika unggahan di dalamnya benar benar disaring dan dipantau,’’ tutur Cahaya.

Upaya dari RSUD dr Sayidiman untuk somasi pihak grup medsos tersebut sebenarnya sah-sah saja. Namun, Cahaya mengharap kalau masalah itu tak berlanjut ke ranah hukum. Mediasi sudah cukup untuk mencari solusi demi kebaikan bersama. 

‘’Sama-sama warga Magetan. Tentu kami tidak ingin ini berlarut larut. Sesuai dengan keinginan Pak Bupati, kami harus ikut hadir agar masalah ini bisa selesai lewat mediasi,’’ tutur dia. (ant/mk)

Print Friendly, PDF & Email

Add Comment

Click here to post a comment