Magetan – Anak-anak Gen Z punya cara sendiri dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional.
Komunitas Magetan Milenial menggelar aksi nyata dan kolaborasi positif untuk Generasi Z dan Milenial agar aktif berkontribusi dalam pembangunan Masyarakat.
Mereka namai, Iman United#2, Faith In Action: Gen Z Beriman, Bergerak, Bermakna. Kegiatan yang dipusatkan di Dapur Lintang, Minggu (30/11/2025) itu, donor darah, fun games, dan talkshow.
Ketua Komunitas Magetan Milenial, Fadlil Wafa, mengatakan misinya menyebarkan energi positif dan berdakwah dengan gaya yang khas milenial.
“Kami ingin menunjukkan bahwa aktivitas spiritual tidak harus selalu terpusat di masjid, tetapi bisa dilakukan di mana saja, bahkan di lokasi santai seperti cafe atau angkringan,” tegasnya.
Pendekatan ini membuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan menjadi sangat relevan dan tidak kaku.
Pegiat Literasi Magetan Diana AV Sasa, yang hadir dalam talkshow mengatakan generasi muda hari ini tidak cukup hanya saleh, dan tidak cukup hanya pintar. Mereka harus memiliki keduanya: iman yang kokoh sebagai kompas, dan ilmu yang tinggi sebagai daya ubah.
“Ditambah adab yang baik sebagai rem moral. Inilah tiga pondasi yang membuat anak muda mampu bersaing tanpa kehilangan arah,” katanya.
Diana Sasa mengajak anak muda untuk tidak berhenti belajar. Anak muda harus membaca zaman, membaca peluang, dan membaca dirinya sendiri. Dengan iman, ilmu, dan adab, generasi kita bukan hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga menciptakannya.
“Anak muda religius bukan berarti anti-kemajuan. Justru merekalah yang seharusnya paling siap menguasai teknologi, sains, dan dunia digital. Iman memberi nilai, ilmu memberi kemampuan, adab menjaga karakter. Tiga hal ini yang membuat mereka relevan di dunia yang terus berubah,’ tambahnya.
Acara ini juga dihadiri Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo.
Berikutnya, Magetan Milenial berencana melanjutkan semangat Faith In Action dengan mengadakan galang dana untuk membantu korban bencana alam Gunung Semeru. (far/mk)
