Minggu, 14 Juli 2024

Kasus PMK Meluas, Hampir 2.000 Terpapar, 14 Mati, 8 Dipotong Paksa

Magetan – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Magetan, jumlahnya makin bertambah. Data Dinas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), populasi ternak sapi yang terpapar PMK per 19 Juni 2022 mencapai 1.996 ekor.

Dari jumlah tersebut, 14 ekor mati, delapan dipotong paksa dan sebanyak 988 ekor di antaranya sembuh.

Bupati Suprawoto usai video conference koordinasi perihal penanganan wabah PMK bersama Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Kementan dan beberapa kementerian lainnya serta pejabat terkait pada Minggu (19/6/2022), telah mengintruksikan Disnakkan Pemkab Magetan, mempersiapkan mekanisme vaksinasi untuk hewan ternak.

‘’Untuk Satgas dan Posko PMK agar supaya lebih intensif dalam melakukan pendataan. Pendataan yang kami harapkan berbasis kecamatan serta desa. Kemudian, mekanisme vaksinasi, tolong Disnakkan segera mempersiapkan skemanya,’’ ujar bupati.

Tidak hanya itu, bupati meminta supaya Satgas dan Posko PMK agar intensif melakukan pendataan. Video conference di ruang jamuan Pendopo Surya Graha tersebut, juga diikuti oleh Waki Bupati Nanik Endang Rusminiarti dan Kepala Disnakkan Nurharyani. Juga diikuti oleh Forkopimda.

Yang dilakukan Kementan RI, saat ini, adalah melakukan pemetaan dan mempercepatan laju vaksinasi terhadap sapi yang terppapar PMK. Prioritas vaksinasi dilakukan di 19 provinsi yang tertular. Rencana pendistribusian vaksin akan dilakukan di bulan Agustus ini. (mif/mk)

Berita Terkait

Hot this week

Berita Terbaru

Popular Categories