Terima LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRD Magetan akan Kaji untuk Rekomendasi dan Catatan Strategis

Magetan – DPRD Kabupaten Magetan resmi menerima dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Magetan Tahun Anggaran 2025.

Penyerahan LKPJ itu dilaksanakan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten, Senin (30/3/2026) malam.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Suratno didampingi Wakil Ketua Suyatno, dan Puthut Pujiono.

“LKPJ ini merupakan capaian pemkab terkait kinerja selama satu tahun anggaran. Diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Kang Ratno, panggilan akrab Ketua DPRD Magetan.

Dalam penyampaiannya, Bupati Nanik mengatakan capaian pada 2025 hasil dari kerja sama, peran serta dan dukungan dari semua pihak.

“Kami berharap pada Mei nanti, mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari opini Badan Pemeriksa Keuangan,” katanya.

Bupati menyampaikan realisasi pendapatan daerah pada 2025 sebesar 2,072 Triliun Rupiah atau 102,52% dari target APBD sebesar 2,021 Triliun Rupiah. Terdiri dari, pendapatan asli daerah terealisasi sebesar 380,4 miliar rupiah atau 107,18% dari target APBD sebesar 354,9 miliar rupiah. Pendapatan transfer, terealisasi sebesar 1,692 Triliun atau sebesar 101,53% dari target APBD sebesar 1,666 Triliun.

Dari hasil pengelolaan keuangan daerah tahun 2025 terdapat sisa lebih sebesar 135,8 Miliar Rupiah.

Dalam LKPJ, Bupati menyampaikan peningkatan di bidang prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, sosial, pekerjaan umum dan penataan ruang, perumahan rakyat, pertanian, koperasi dan UMKM, pariwisata, pemberdayaan masyarakat desa, tenaga kerja, dan lingkungan hidup.

DPRD Kabupaten selanjutnya akan membentuk pansus LKPJ Bupati Magetan untuk menelaah, membahas, dan mengevaluasi kinerja pemkab.  Pansus akan merumuskan rekomendasi dan catatan strategis. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Ironi Sampah di Desa Kartoharjo, Komisi D DPRD Magetan Kritik soal Sinergi OPD

Magetan – Ironi penyelesaian masalah sampah terjadi Desa Kartoharjo....

Hot this week

Di Hari Buku Nasional, Madiun Book Party Luncurkan Porgram Dialogika

Madiun – Komunitas Literasi Madiun Book Party meluncurkan program...

Belajar dari Kasus Pokir, Ketua Partai Gelora Magetan Ingatkan Tupoksi Anggota Dewan

Magetan – Kasus dugaan korupsi dana pokir yang menimpa...

Tak Ketinggalan, ASN di Lingkup Pemerintah Kecamatan Takeran Gelar Aksi Beli Telur Peternak Magetan

Takeran - Gerakan ASN membeli telur dari peternak lokal...

Bangunan di Saluran Tambran Dua Magetan Mulai Ditertibkan, BBWS Solo Kirim Surat Teguran Pertama

Magetan – Bangunan di atas drainase Tambran, mulai ditertibkan....

Terbaru

Popular Categories