Tanam Bambu, Wamen KLHK Pastikan Dukungan Pemerintah untuk Eco Bamboo Park Magetan

Magetan – Langkah maju terus ditunjukkan terkait progres pembangunan Eco Bamboo Park atau Kebun Raya Bambu Magetan.

Dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terlihat  pada acara penanaman bambu di lokasi Kebun Raya Bambu, Desa Tinap, Sukomoro, Senin (5/2/2024).

Penanaman dilakukan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, yang didampingi Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Sigit Reliantoro, berserta sejumlah direktur, dan Pjs Kepala SKK Migas bagian Jawa dan Nusa Tenggara, Febrian Ihsan, Pegiat Bambu Abah Jatmika, Pj Bupati Magetan Hergunadi, dan penggagas Kebun Raya Bambu Suprawoto.

Penanaman bambu oleh Wamen KLHK ini menandai penanaman 2.500 rumpun dari 23 jenis bambu.

“Saat ini, kita kepanasan sehingga berteduh di bawah tenda. Tapi, nanti kalau ini sudah jadi, kita tak akan kepanasan karena berteduh di bawah pohon bambu,” kata Alue Dohong saat sambutan.

Alue Dohong memuji gagasan membangun kebun raya bambu sebagai inisiatif satu-satunya di Indonesia.

“Ini tak hanya akan menaikkan indeks kualitas lingkungan hidup, tapi juga akan ikonik dan mengangkat semua aspek ekonomi,” terangnya.

Menurut Wamen KLHK, healing tourism populer setelah Covid-19, dan kebun raya bambu cocok dengan tren tersebut.

“Kita dukung pembangunan kebun raya ini termasuk dukungan anggarannya,” kata Alue.

Komitmen dukungan juga disampaikan SKK Migas yang akan menyediakan 10 ribu bibit bambu dan pemeliharaannya.

Pj Bupati Magetan Hergunadi menjelaskan Krbun Raya Bambu akan ditanami 30 ribu rumpun bambu dari 103 jenis bambu.

“Tahun ini ditargetkan 3.000 rumpun bambu ditanam. Saat ini sudah 1.400, ditambah sekarang ini 2.500 pohon,” katanya.

Kebun Raya Bambu Magetan digagas untuk memenuhi kecukupan ruang terbuka hijau. Di Magetan masih kurang 14 persen dari angka ideal sebanyak 30 persen ruang terbuka hijau. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

Belajar dari Kasus Pokir, Ketua Partai Gelora Magetan Ingatkan Tupoksi Anggota Dewan

Magetan – Kasus dugaan korupsi dana pokir yang menimpa...

Tak Ketinggalan, ASN di Lingkup Pemerintah Kecamatan Takeran Gelar Aksi Beli Telur Peternak Magetan

Takeran - Gerakan ASN membeli telur dari peternak lokal...

Bangunan di Saluran Tambran Dua Magetan Mulai Ditertibkan, BBWS Solo Kirim Surat Teguran Pertama

Magetan – Bangunan di atas drainase Tambran, mulai ditertibkan....

Kapan Pengacara Bisa Melakukan Pendampingan di Perkara Pidana?

PERTANYAAN di atas sering menjadi pertanyaan masyarakat umum ketika...

Terbaru

Popular Categories