Senin, 15 Juli 2024

Ngeri! Indeks Ketahanan Pangan Magetan Nomor Dua di Jawa Timur

Magetan –  Siapa sangka, prestasi Magetan terus melejit dalam beberapa tahun terakhir. Setelah pendidikan berada di peringkat atas di Jawa Timur, bidang pertanian setali tiga uang.

Magetan berada di peringkat kedua di Jawa Timur soal Indeks Ketahanan Pangan. Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikulura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Magetan, Uswatul Chasanah, parameter keunggulan ketahanan pangan itu dari kecukupan, kebergaman, dan ketersediaan.

Uswatul Chasanah mengatakan produksi tanaman pangan terutama padi telah melampaui target. Tak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan Magetan, tapi bisa untuk menyumbang nasional.

“Kita mampu panen di sekitar 56 ribu hektar dengan rata-rata 7 ton per hektar,” katanya, Senin (26/6/2023).

Dinas TPHPKP Magetan akan terus meningkatkan produksi padi dengan mengembang varietas IP 400. Saat ini diujicobakan di lahan 2 hektar di wilayah Krowe.

“Biasanya, tanam padi itu 3 kali atau umurnya 100 hari. Dengan IP 400 bisa tanam 4 kali karena umurnya cuma 80 hari,” jelasnya.

Di sektor keberagaman pangan, Dinas TPHPKP punya program Pekarangan Pangan Lestari yang salah satunya, ada di area Kebun Bunga Refugia.

“Di sejumlah desa untuk kebergaman pangan ini ditopang dengan tanaman ubi-ubian,” ungkapnya.

Dinas TPHPKP Magetan saat juga sedang menggandeng petani milenial untuk tanaman sayur.

“Jumlah petani milenial kita masih sedikit. Saya bermimpi kita bisa seperti di Merbabu yang anak-anak muda mau terjun sendiri. Supaya pertanian ini gak dianggap selalu nggone wong sepuh-sepuh,” pungkasnya. (far/mk)

Berita Terkait

Hot this week

-Advertisement-spot_img

Berita Terbaru

Popular Categories