BerandaPeristiwaAnggaran Berkurang Sampai 50 Persen, DPUPR Magetan Merinci Prioritas 2026

Anggaran Berkurang Sampai 50 Persen, DPUPR Magetan Merinci Prioritas 2026

Magetan – Transfer keuangan ke daerah berkurang sekitar Rp154 Miliar. Dampaknya, pembangunan di Kabupaten Magetan diperkirakan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dari situ, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan memrioritaskan pekerjaan yang mendesak, seperti jalan

“Itu jelas fasilitas masyarakat yang banyak dituntut. Tuntutan masyarakat kita penuhi, kita upayakan,” kata Kepala DPUPR Magetan Muhtar Wahid, Rabu (25/2/2026).

Karena APBD terbatas pemkab mengusulkan anggaran ke pusat dan provinsi, seperti Bendo-Maospati yang kemarin Rp21 Miliar dikerjakan pusat. Kemudian ke Provinsi, Twin Road Rp32 Miliar yang sudah tuntas. 

“Ini upaya kita mencari anggaran keluar karena kemampuan APBD terbatas,” ungkapnya.

Muhtar menambahkan ada usulan DAK yang disetujui tahun 2026, yakni Jalan Parang-Kalipucang Rp5 Miliar, kemudian Parang-Sayutan Rp1,6 Miliar.

Kemudian karena darurat sampah di Magetan, akses menuju TPA Botok tahun ini dibangun walaupun anggarannya juga masih belum cukup.

“Panjangnya kan 4,5 kilo. Kalau dari Sidowayah sampai Botok lokasi TPA itu 2,5 kilo, sebagai jalan baru. Anggaran jalan baru 2,5 kilo kali katakan Rp1,5 Miliar, sudah tinggal ngalikan, padahal anggaran tahun ini belum ada Rp1 miliar pun,” tambahnya.

Terkait ketahanan pangan, ada alokasi untuk pembangunan Embung lanjutan di Sidowayah agar bisa difungsikan tahun ini.

Anggaran lain untuk rehab kantor pemda senilai Rp2,1 Miliar.

“Di PU anggarannya berkurang sekitar 50% dibandingkan dengan tahun 2025 atau sekitar Rp48 Miliar sebelum P-APBD,” ungkap Muhtar.

Menurut Muhtar, tahun ini DPUPR Magetan tidak membangun tapi mempertahankan fungsi infrastruktur.  Ada 4 UPTD, 1 URC yang diandalkan PU pada 2026 untuk bisa mempertahankan infrastruktur. Termasuk, UPTD SDA mempertahankan infrastruktur jaringan irigasi supaya tidak ada kebocoran, longsor. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Komisi B DPRD Magetan Dorong Pemekaran Kelompok Tani untuk Selesaikan Masalah Pupuk

Magetan – Pemekaran kelompok tani menjadi salah satu solusi menyelesaikan masalah penyaluran pupuk bersubsidi. Hal...

Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi Berubah, HKTI Magetan Desak Pemkab Lapor Pusat untuk Permudah Syarat

Magetan – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Magetan mendesak pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan...

Tinjau TPA yang Terbakar, Bupati Magetan Instruksikan DLHP dan BPBD Siaga 24 Jam di Lokasi

Magetan - Bupati Magetan Nanik Sumantri menginstruksikan personel Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP)...
spot_img

Artikel Terkait