BerandaPeristiwaBikin Paspor, Cukup di Mal Pelayanan Publik Magetan

Bikin Paspor, Cukup di Mal Pelayanan Publik Magetan

Magetan – Ini kabar baik bagi warga Magetan dan sekitarnya. Mulai Rabu (5/8/2020) mendatang, Kantor Imigrasi Kelas II Madiun membuka pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) di Pasar Baru Magetan.

Kabar apik itu disampaikan Bupati Suprawoto usai menerima rombongan Kantor Imigrasi Kelas II Madiun di Pendapa Surya Graha Magetan yang didampingi oleh kepala DPMPTSP, Sunarti Condrowati.

“Ini kabar baik bahwa mulai hari Rabu (5/8/2020) nanti, warga Magetan dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh ke Caruban untuk mengurus paspor. Cukup di MPP Pasar Baru,” kata bupati.

Soal teknis permohonan paspor cukup mudah. Sebagaimana disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Madiun, Intji Diqa Pratama, warga Magetan sudah bisa mengajukan surat permohonan paspor melalui loket loket Imigrasi di MPP.

Di stan Imigrasi itu akan dilakukan perekaman hingga pengambilan sidik jari. Setelah itu proses pencetakan paspor dilakukan petugas Imigrasi.

“Dicetaknya tetap di Caruban kemudian kita bawa ke Magetan. Jadi pemohon tidak perlu ke Caruban lagi. Tetapi untuk paspor hilang atau yang rusak tetap di kantor Madiun di Caruban,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Madiun, Intji Diqa Pratama.

Kepala DPMPTSP Sunarti Condrowati mengatakan loket atau stan Imigrasi di MPP Pasar Baru akan diperluas. “Sehingga, pelayanan keimigrasian akan bisa maksimal,” kata Dia.  (ar/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Pengembangan Kampus Unesa di Magetan, Riyono Caping: Lebih Baik di Kota

Magetan – Magetan akan mendapat dampak berlipat ganda atau multiplier effect, ketika ada perguruan...

Percepat Budaya Gemar Makan Ikan, Riyono Caping Bantu Ibu-Ibu Magetan Kembangkan Olahan Ikan

Magetan – Magetan punya perikanan melalui budidaya dengan nilai sampai 1.350 ton per tahun....

Mengakhiri Tugas dengan Tulisan (Untuk Temanku Mas Suwata)

DULU, ketika masih bekerja dengan Mas Suwata saya sering berkelakar di hadapan guru dan...

Artikel Terkait