Sekilas Berdirinya PSHT Kabupaten Magetan

Karena latihan di Maospati siswanya banyak dan juga teratur maka banyak warga yang kemudian berkunjung kalau pas ada latihan. Warga yang sering berkunjung melihat latihan seperti Mas Panidi, Mas Warno, Mas Bandi, Mas Sarminto dll. Kedatangan para warga tersebut tentu saja untuk memberikan support kepada pelatih agar latihan terus bisa berjalan.

Dan kita sebagai siswa melihat sikap saling hormat antara sesama warga demikian baik, dalam hati timbul rasa keinginan yang sangat besar bahwa suatu ketika akan menjadi bagian dari warga PSHT.

Waktu latihan tingkat polos, pelaksanaan hanya seminggu sekali saja. Dan latihannya pada hari Sabtu malam Minggu dimulai jam 19.00. Ketika tingkat polos selesai latihan paling malam jam 11.00. Namun semakin tinggi tingkatannya semakin malam selesainya.

Demikian juga frekuensi latihannya juga semakin banyak. Tapi yang berat itu kalau hujan. Atau habis hujan. Ya harus tetap latihan di bawah hujan gerimis atau tanah yang becek. Latihan tidak berhenti karena hanya alasan hujan atau lapangan becek.

Waktu naik ke tingkat jambon, peserta latihan tinggal separonya saja. Dan selebihnya tidak melanjutkan, istilahnya “mrothol” dengan berbagai alasan yang melatarbelakanginya. Namun sebagian besar alasannya karena latihannya memang sangat berat. Kadang kalau saya mengingat kembali akan beratnya latihan ketika itu, kok saya kuat ya. Mungkin saja karena masih muda dan fisik juga kuat.

Apalagi ketika naik ketingkat sabuk hijau, latihannya sudah seminggu tiga kali. Sedang saya sudah malanjutkan ke SMAN Magetan (sekarang SMAN 1 Magetan). Dan harus kost di desa Candirejo Magetan. Maka saya harus pulang pergi naik sepeda kalau latihan di Maospati. Untung saja saya ada teman, malahan sejak TK sampai SMPN Maospati latihan PSHT juga bersama yaitu Sarnjoto (kemudian menjadi adik ipar saya karena menikah dengan adik saya) sehingga selalu berdua.

Latihannya biasanya Sabtu malam Minggu, Selasa malam Rabu dan Kamis malam Jum’at. Sedang selesai latihannya rata-rata jam 03.00 dini hari dan kemudian kembali ke Magetan naik sepeda lagi. Tidur sebentar lanjut masuk sekolah.

11 KOMENTAR

  1. Saya selama ini selalu mengikuti tulisan kang Woto di majalah Panjebar Semangat, sayangnya sekarang beliau tidak menulis di PS lagi. Dan saya pingin sekali punya buku autobiografinya.

  2. Saya selama ini selalu mengikuti tulisan kang Woto di majalah Panjebar Semangat, sayangnya sekarang beliau tidak menulis di PS lagi. Dan saya pingin sekali punya buku autobiografinya.
    Alamat saya Temanggung Jawa Tengah

  3. sembah nuwun ilmu sejarahnya bpk… Ilmu sejarah saking pelaku utama.. yg sangat menginspirasi.. untuk selalu bekerja keras,tekun,melestarikan budaya leluhur tetapi menggapai pendidikan formal tertinggi..

  4. Mas Muhisom matur nuwun telah mengikuti tulisan saya di Majalah Jawa Panjebar Semangat. Tulisan saya rutin sejak 2009 sd 2025 bbrp bulan ini memang sy minta istirahat sebentar setelah sekitar 16 tahun menulis setiap minggu tanpa henti. Alasan saya berhenti sementara krn sedang menyiapkan penerbitan buku saya “Dinamika dan Hapusnya Swapraja di Indonesia.” Alhamdulillah buku skrng sudah diterbitakan penerbit Kencana Jakarta.
    Oh ya sebagai bentuk apresiasi sy kpd panjenengan yg menginginkan buku autobiografi saya dlm bahasa Jawa “Dalane Uripku” (telah mendapat rekor Indonesia -Dunia Muri sebagai penulis autobiografi pertama bhs Jawa) bisa “minta alamatnya panjenengan” insya Allah kalau nanti masih ada versi cetaknya akan sy kirim ke alamat panjenengan.

    • Matur nuwun kagem Bapak Suprawoto.
      Alamat kulo;
      Muhisom Setiaki
      Seklinting Rt 01 Rw 01 No. 5 Ngimbrang Bulu Temanggung 56253 Jawa Tengah
      ( Belakang hotel Ardita )
      No. Hp. 0857-0198-1500

    • Muhisom Setiaki
      Alamat: Seklinting No. 5 Rt 01/01 Ngimbrang, Bulu, Temanggung 56253 Jawa Tengah
      ( Belakang Hotel Ardita )
      No. Hp. 0857-0198-1500

    • Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
      Alhamdulillah, salawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad Saw.
      Bapak Suprawoto yang dirahmati Allah. Buku kiriman panjengan 1. Antuk Amanah Bupati Magetan, karya panjenengan. 2. Menjadi Relawan Dokter Penanganan Covid-19 karya putri jenengan dr. Melati Arum Satiti Sp. A, M. Sc telah saya baca tamat. Insya Allah buku-buku itu akan saya kirim ke anak saya yang bekerja di Jakarta. ( yang dulu ditolong panjenengan saat kuliah dengan kebaikan panjenengan membeli buku-buku saya )Dan keduanya-duanya isinya sangat menginspirasi.
      Semoga anak saya bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari isi kedua buku itu.
      ( Maaf sebelumnya, apakah ada buku karya jeneengan yang lain yang masih sisa ? sudilah mengirim ke alamat saya. Terima kasih ) Tulisan-tulisan panjenengan sepertinya sederhana, tetapi isinya sangat mengispirasi dan memberi banyak pelajaran dalam kehidupan.

  5. Luar biasa kang mas dedikasi dan perjuangan panjenengan dalam mengembangkan PSHT di Magetan, semoga amal panjenengan berdua senantiasa menjadi amal jariah yg akan mengantarkan panjengan masuk ke dalam sorga Allah SWT. Aamiin Allahumma Amiin. Dan Alhamdulillah saya salah satu warga tingkat 1 yg disahkan di Madiun, kemudian disahkan tingkat 2 di Padepokan Magetan.

  6. Matur nuwun Kang Mas Woto atas ilmu sejarah perkembangan PSHT Cabang Magetan. Apresiasi kangge panjenengan, selain pendekar sepuh panjenengan juga sebagi birokrat & sastrawan Jawa.
    Salam paseduluran saking Sukoharjo Jawa Tengah.

  7. Matur suwun atas informasi sejarah Perkembangan PSHT di Kota Magetan yang di tulis langsung Oleh Pelaku Sejarah Langsung kangmas Woto …

    matur suwun sanget kangmas , semoga Jadi Ladang Ibadah kagem Panjenengan

    salam Kenal Katresnan dari
    Adimas Akhmad Syahid Riyadi
    tawanganom Magetan
    pengesahan 1994 Tingkat 1

  8. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Alhamdulillah, salawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad Saw.
    Bapak Suprawoto yang dirahmati Allah. Buku kiriman panjengan 1. Antuk Amanah Bupati Magetan, karya panjenengan. 2. Menjadi Relawan Dokter Penanganan Covid-19 karya putri jenengan dr. Melati Arum Satiti Sp. A, M. Sc telah saya baca tamat. Insya Allah buku-buku itu akan saya kirim ke anak saya yang bekerja di Jakarta. ( yang dulu ditolong panjenengan saat kuliah dengan kebaikan panjenengan membeli buku-buku saya )Dan keduanya-duanya isinya sangat menginspirasi.
    Semoga anak saya bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari isi kedua buku itu.
    ( Maaf sebelumnya, apakah ada buku karya jeneengan yang lain yang masih sisa ? sudilah mengirim ke alamat saya. Terima kasih ) Tulisan-tulisan panjenengan sepertinya sederhana, tetapi isinya sangat mengispirasi dan memberi banyak pelajaran dalam kehidupan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

spot_img
spot_img

Popular Categories

spot_img