Bayangkan kota Magetan saat itu kendaraan umum masih jarang sekali. Kendaraan umum dari Maospati terakhir jam 17.00. Oleh sebab itu tidak ada pilihan bagi saya selain naik sepeda. Dan memang kota Magetan waktu itu jam 17.00 toko sudah tutup semua. Kalau sore dan malam hari tidak ada yang buka.
Justru sekitar pasar sudah menjadi hidup kembali sekitar jam 02.00 ketika para pedagang sayur mulai turun dari atas memikul dan menggendhong dagangannya dijual ke pasar. Kemudian pagi-pagi dibawa ke Madiun dan kota sekitarnya.
Ketika latihan saya menginjak tingkat putih, tinggal sekitar 20-an anak yang bertahan ikut latihan. Ketika tingkat putih ini dua atau tiga minggu sekali dilakukan latihan bersama di Madiun. Dan dalam latihan bersama itu selalu memperolah ke-SH-an dari Mas Imam Kusupangat atau Pak Badini. Kalau latihan bersama di Madiun bisanya siswa dari Maospati ramai-ramai naik sepeda bersama-sama.
Kalau saya (Agus Sudibyo) kebetulan sekolah menengah atas di Madiun. Karena sekolah di Madiun maka saya kemudian kost di Madiun. Ketika kelas satu tahun 1971 saya ikut Latihan PSHT di Madiun.
Waktu itu latihannya di sebuah rumah Jl. Achmad Yani sedang pelatihnya Mas Gatot Subroto. Latihannya lantainya juga masih dari tanah. Biasa rumah jaman dulu. Namun waktu itu saya hanya ikut sebentar dan tidak melanjutkan latihan lagi.
Pada tahun 1972 saya masuk untuk ikut latihan lagi. Kali ini latihannya dari polos sampai jambon di Sekolah Pendidikan Guru Negeri (SPG) Jl. Sumatra Madiun. Naik ke sabuk hijau latihannya pindah ke SMA Bonaventura Jl. Diponegoro Madiun. Kemudian ketika naik ke sabuk putih latihan pindah lagi ke Balai Desa Oro Oro Ombo Kota Madiun. Begitu kondisi latihan PSHT saat itu.
Di Madiun saja yang nota bene dekat dengan pengurus pusat saja tempat latihannya harus sering pindah tempat.

Saya selama ini selalu mengikuti tulisan kang Woto di majalah Panjebar Semangat, sayangnya sekarang beliau tidak menulis di PS lagi. Dan saya pingin sekali punya buku autobiografinya.
Saya selama ini selalu mengikuti tulisan kang Woto di majalah Panjebar Semangat, sayangnya sekarang beliau tidak menulis di PS lagi. Dan saya pingin sekali punya buku autobiografinya.
Alamat saya Temanggung Jawa Tengah
sembah nuwun ilmu sejarahnya bpk… Ilmu sejarah saking pelaku utama.. yg sangat menginspirasi.. untuk selalu bekerja keras,tekun,melestarikan budaya leluhur tetapi menggapai pendidikan formal tertinggi..
Mas Muhisom matur nuwun telah mengikuti tulisan saya di Majalah Jawa Panjebar Semangat. Tulisan saya rutin sejak 2009 sd 2025 bbrp bulan ini memang sy minta istirahat sebentar setelah sekitar 16 tahun menulis setiap minggu tanpa henti. Alasan saya berhenti sementara krn sedang menyiapkan penerbitan buku saya “Dinamika dan Hapusnya Swapraja di Indonesia.” Alhamdulillah buku skrng sudah diterbitakan penerbit Kencana Jakarta.
Oh ya sebagai bentuk apresiasi sy kpd panjenengan yg menginginkan buku autobiografi saya dlm bahasa Jawa “Dalane Uripku” (telah mendapat rekor Indonesia -Dunia Muri sebagai penulis autobiografi pertama bhs Jawa) bisa “minta alamatnya panjenengan” insya Allah kalau nanti masih ada versi cetaknya akan sy kirim ke alamat panjenengan.
Matur nuwun kagem Bapak Suprawoto.
Alamat kulo;
Muhisom Setiaki
Seklinting Rt 01 Rw 01 No. 5 Ngimbrang Bulu Temanggung 56253 Jawa Tengah
( Belakang hotel Ardita )
No. Hp. 0857-0198-1500
Muhisom Setiaki
Alamat: Seklinting No. 5 Rt 01/01 Ngimbrang, Bulu, Temanggung 56253 Jawa Tengah
( Belakang Hotel Ardita )
No. Hp. 0857-0198-1500
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, salawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad Saw.
Bapak Suprawoto yang dirahmati Allah. Buku kiriman panjengan 1. Antuk Amanah Bupati Magetan, karya panjenengan. 2. Menjadi Relawan Dokter Penanganan Covid-19 karya putri jenengan dr. Melati Arum Satiti Sp. A, M. Sc telah saya baca tamat. Insya Allah buku-buku itu akan saya kirim ke anak saya yang bekerja di Jakarta. ( yang dulu ditolong panjenengan saat kuliah dengan kebaikan panjenengan membeli buku-buku saya )Dan keduanya-duanya isinya sangat menginspirasi.
Semoga anak saya bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari isi kedua buku itu.
( Maaf sebelumnya, apakah ada buku karya jeneengan yang lain yang masih sisa ? sudilah mengirim ke alamat saya. Terima kasih ) Tulisan-tulisan panjenengan sepertinya sederhana, tetapi isinya sangat mengispirasi dan memberi banyak pelajaran dalam kehidupan.
Luar biasa kang mas dedikasi dan perjuangan panjenengan dalam mengembangkan PSHT di Magetan, semoga amal panjenengan berdua senantiasa menjadi amal jariah yg akan mengantarkan panjengan masuk ke dalam sorga Allah SWT. Aamiin Allahumma Amiin. Dan Alhamdulillah saya salah satu warga tingkat 1 yg disahkan di Madiun, kemudian disahkan tingkat 2 di Padepokan Magetan.
Matur nuwun Kang Mas Woto atas ilmu sejarah perkembangan PSHT Cabang Magetan. Apresiasi kangge panjenengan, selain pendekar sepuh panjenengan juga sebagi birokrat & sastrawan Jawa.
Salam paseduluran saking Sukoharjo Jawa Tengah.
Matur suwun atas informasi sejarah Perkembangan PSHT di Kota Magetan yang di tulis langsung Oleh Pelaku Sejarah Langsung kangmas Woto …
matur suwun sanget kangmas , semoga Jadi Ladang Ibadah kagem Panjenengan
salam Kenal Katresnan dari
Adimas Akhmad Syahid Riyadi
tawanganom Magetan
pengesahan 1994 Tingkat 1
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, salawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad Saw.
Bapak Suprawoto yang dirahmati Allah. Buku kiriman panjengan 1. Antuk Amanah Bupati Magetan, karya panjenengan. 2. Menjadi Relawan Dokter Penanganan Covid-19 karya putri jenengan dr. Melati Arum Satiti Sp. A, M. Sc telah saya baca tamat. Insya Allah buku-buku itu akan saya kirim ke anak saya yang bekerja di Jakarta. ( yang dulu ditolong panjenengan saat kuliah dengan kebaikan panjenengan membeli buku-buku saya )Dan keduanya-duanya isinya sangat menginspirasi.
Semoga anak saya bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari isi kedua buku itu.
( Maaf sebelumnya, apakah ada buku karya jeneengan yang lain yang masih sisa ? sudilah mengirim ke alamat saya. Terima kasih ) Tulisan-tulisan panjenengan sepertinya sederhana, tetapi isinya sangat mengispirasi dan memberi banyak pelajaran dalam kehidupan.