Sekilas Berdirinya PSHT Kabupaten Magetan

Setelah ijin dan syarat lainnya didapat kemudian dibuka pendaftaran. Dan yang sangat mengejutkan, yang mendaftar ternyata banyak sekali. Sedang latihannya di halaman SMEA di sebelah selatan masjid Agung Magetan (sekarang berdiri gedung perpustakaan).

Diantara peserta latihan adalah teman-teman saya, adik kelas juga kakak kelas saya di SMAN Magetan. Juga banyak siswa dari STM (sekarang SMK) di Magetan ketika itu.

Sedang latihan putri dilaksanakan di rumah Pak Gardjito TNI AD yang dinas di Secata (pelatih bela diri yudo). Yang ikut latihan putri ketika itu juga cukup banyak, sekitar 20 anak. Yang ikut latihan juga putri pejabat di Magetan seperti putri Bupati Magetan Djajadi, putri Sekda dll (sayang putri pejabat tersebut tidak ada yang sampai disahkan).

Tentu saja cukup mengherankan, latihan pertama awal taun 1974 sudah mendapat sambutan yang baik dari masyarakat bahkan pejabat.

Mungkin karena sambutan yang demikian besar dari masyarakat, menyebabkan siswa organisasi bela diri yang lain berkurang peminatnya. Suatu saat ketika masih latihan di SMEA lampunya tiba-tiba mati. Setelah dicari menyebabnya, ternyata ketahuan kabelnya diketemukan diputus. Tentu saja putusnya kabel menurut penilaian kita karena kesengajaan.

Kota Magetan itu kecil. Tentu gampang mencari kira-kira siapa yang melakukannya. Akhirnya kita datangi orangnya yang kita duga melakukannya. Dan betul, setelah kita bicara baik-baik yang bersangkutan mengakui dan langsung minta maaf selanjutnya latihan berjalan tidak ada gangguan sama sekali.

Namun juga ada hikmahnya, karena adanya gangguan tersebut kemudian atas jasa pak Gardjito kemudian latihannya dipindah ke halaman belakang Kodim Magetan. Waktu itu Komandan Kodim Pak Panudju (kemudian menjadi Bupati Ngawi). Yang aktif melatih waktu itu adalah saya (berdua), Mas Gatot Subroto, dan Sarnjoto. Juga Mas Sukamto.

Sedang warga lainnya hanya kadangkala saja datang karena kesibukan masing-masing. Mas Gatot karena rumahnya Madiun kalau waktunya melatih tidurnya di temat kost saya di Candirejo. Bahkan kita bertiga harus secara patungan mengumpulkan sebagian uang saku untuk memberi uang transport kepada Mas Gatot, karena harus naik kendaraan umum Madiun-Magetan pp.

11 KOMENTAR

  1. Saya selama ini selalu mengikuti tulisan kang Woto di majalah Panjebar Semangat, sayangnya sekarang beliau tidak menulis di PS lagi. Dan saya pingin sekali punya buku autobiografinya.

  2. Saya selama ini selalu mengikuti tulisan kang Woto di majalah Panjebar Semangat, sayangnya sekarang beliau tidak menulis di PS lagi. Dan saya pingin sekali punya buku autobiografinya.
    Alamat saya Temanggung Jawa Tengah

  3. sembah nuwun ilmu sejarahnya bpk… Ilmu sejarah saking pelaku utama.. yg sangat menginspirasi.. untuk selalu bekerja keras,tekun,melestarikan budaya leluhur tetapi menggapai pendidikan formal tertinggi..

  4. Mas Muhisom matur nuwun telah mengikuti tulisan saya di Majalah Jawa Panjebar Semangat. Tulisan saya rutin sejak 2009 sd 2025 bbrp bulan ini memang sy minta istirahat sebentar setelah sekitar 16 tahun menulis setiap minggu tanpa henti. Alasan saya berhenti sementara krn sedang menyiapkan penerbitan buku saya “Dinamika dan Hapusnya Swapraja di Indonesia.” Alhamdulillah buku skrng sudah diterbitakan penerbit Kencana Jakarta.
    Oh ya sebagai bentuk apresiasi sy kpd panjenengan yg menginginkan buku autobiografi saya dlm bahasa Jawa “Dalane Uripku” (telah mendapat rekor Indonesia -Dunia Muri sebagai penulis autobiografi pertama bhs Jawa) bisa “minta alamatnya panjenengan” insya Allah kalau nanti masih ada versi cetaknya akan sy kirim ke alamat panjenengan.

    • Matur nuwun kagem Bapak Suprawoto.
      Alamat kulo;
      Muhisom Setiaki
      Seklinting Rt 01 Rw 01 No. 5 Ngimbrang Bulu Temanggung 56253 Jawa Tengah
      ( Belakang hotel Ardita )
      No. Hp. 0857-0198-1500

    • Muhisom Setiaki
      Alamat: Seklinting No. 5 Rt 01/01 Ngimbrang, Bulu, Temanggung 56253 Jawa Tengah
      ( Belakang Hotel Ardita )
      No. Hp. 0857-0198-1500

    • Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
      Alhamdulillah, salawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad Saw.
      Bapak Suprawoto yang dirahmati Allah. Buku kiriman panjengan 1. Antuk Amanah Bupati Magetan, karya panjenengan. 2. Menjadi Relawan Dokter Penanganan Covid-19 karya putri jenengan dr. Melati Arum Satiti Sp. A, M. Sc telah saya baca tamat. Insya Allah buku-buku itu akan saya kirim ke anak saya yang bekerja di Jakarta. ( yang dulu ditolong panjenengan saat kuliah dengan kebaikan panjenengan membeli buku-buku saya )Dan keduanya-duanya isinya sangat menginspirasi.
      Semoga anak saya bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari isi kedua buku itu.
      ( Maaf sebelumnya, apakah ada buku karya jeneengan yang lain yang masih sisa ? sudilah mengirim ke alamat saya. Terima kasih ) Tulisan-tulisan panjenengan sepertinya sederhana, tetapi isinya sangat mengispirasi dan memberi banyak pelajaran dalam kehidupan.

  5. Luar biasa kang mas dedikasi dan perjuangan panjenengan dalam mengembangkan PSHT di Magetan, semoga amal panjenengan berdua senantiasa menjadi amal jariah yg akan mengantarkan panjengan masuk ke dalam sorga Allah SWT. Aamiin Allahumma Amiin. Dan Alhamdulillah saya salah satu warga tingkat 1 yg disahkan di Madiun, kemudian disahkan tingkat 2 di Padepokan Magetan.

  6. Matur nuwun Kang Mas Woto atas ilmu sejarah perkembangan PSHT Cabang Magetan. Apresiasi kangge panjenengan, selain pendekar sepuh panjenengan juga sebagi birokrat & sastrawan Jawa.
    Salam paseduluran saking Sukoharjo Jawa Tengah.

  7. Matur suwun atas informasi sejarah Perkembangan PSHT di Kota Magetan yang di tulis langsung Oleh Pelaku Sejarah Langsung kangmas Woto …

    matur suwun sanget kangmas , semoga Jadi Ladang Ibadah kagem Panjenengan

    salam Kenal Katresnan dari
    Adimas Akhmad Syahid Riyadi
    tawanganom Magetan
    pengesahan 1994 Tingkat 1

  8. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Alhamdulillah, salawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi Muhammad Saw.
    Bapak Suprawoto yang dirahmati Allah. Buku kiriman panjengan 1. Antuk Amanah Bupati Magetan, karya panjenengan. 2. Menjadi Relawan Dokter Penanganan Covid-19 karya putri jenengan dr. Melati Arum Satiti Sp. A, M. Sc telah saya baca tamat. Insya Allah buku-buku itu akan saya kirim ke anak saya yang bekerja di Jakarta. ( yang dulu ditolong panjenengan saat kuliah dengan kebaikan panjenengan membeli buku-buku saya )Dan keduanya-duanya isinya sangat menginspirasi.
    Semoga anak saya bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari isi kedua buku itu.
    ( Maaf sebelumnya, apakah ada buku karya jeneengan yang lain yang masih sisa ? sudilah mengirim ke alamat saya. Terima kasih ) Tulisan-tulisan panjenengan sepertinya sederhana, tetapi isinya sangat mengispirasi dan memberi banyak pelajaran dalam kehidupan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkait

Hot this week

‘Purnawiyata’ SMPN 3 Magetan, Ada Pesan Mengharukan Kepala Sekolah pada 271 Lulusan

Magetan – “Jaga terus nama baik sekolah, minta doa...

Difasilitasi DPRD Magetan, Aktivitas Tambang di Sayutan Disepakati Berhenti Sementara

Magetan - DPRD Magetan mengambil langkah taktis dalam meredam...

Diskusi Kesehatan Mata, Yayasan Para Mitra Indonesia: Waspadai Potensi Meledaknya Kasus Retinopati Diabetik

Magetan – Yayasan Para Mitra Indonesia mengingatkan potensi fenomena...

Riyono Caping Desak BGN Jamin Serapan Telur Peternak untuk MBG

Magetan – Peternak ayam petelur harus mendapatkan kepastian harga...

Terbaru

Popular Categories