BerandaPeristiwaTerseret Arus hingga 67 Kilometer, Korban Banjir Bandang di Magetan Ditemukan di...

Terseret Arus hingga 67 Kilometer, Korban Banjir Bandang di Magetan Ditemukan di Ngawi

Magetan – Operasi SAR Gabungan untuk mencari Aditya Yoga Pratama, Warga Desa Tunggur, Lembeyan Magetan membuahkan hasil.

Korban laka air yang terseret arus banjir di Sungai Gonggang, Lembeyan, Magetan itu ditemukan di aliran Sungai di wilayah Geneng, Ngawi.  Persisnya, di bawah Jembatan Jetak Ds. Klitik, Kec. Geneng, Ngawi. Dari titik Lokasi kejadian, korban terseret arus sejauh 67.9 KM.

“Alhamdulillah sudah mas, selesai dibersihkan di RS Ngawi, dan ini dibawa ke Magetan,” kata Plt. Kalaksa BPBD Magetan, Suwito, Senin Petang tadi (17/3/2025).

Penemuan jazad korban bermula dari laporan masyarakat. Dari penemuan itu, tim melakukan identifikasi, ciri-ciri korban sesuai, mulai dari tanda lahir, pakaian, dan kalung yang dikenakan. Dan, hasil digital forensiknya juga cocok.

Korban sebelumnya dinyatakan hilang terseret arus banjir, pada Sabtu (15/3/2025). Korban saat itu sedang memancing bersama temannya Muhammad Fajar Firmansyah.

Tim SAR gabungan pada hari kedua pencarian mengerahkan sekitar 70 personel dari berbagai unsur. Mereka dibagi dalam 4 tim yang menyisir dari lokasi kejadian dengan jalan kaki dan perahu karet.

BPBD Magetan mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di sungai, dan tidak berada di bantaran sungai karena bencana banjir bandang yang datang tiba-tiba. (far/mk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Pengembangan Kampus Unesa di Magetan, Riyono Caping: Lebih Baik di Kota

Magetan – Magetan akan mendapat dampak berlipat ganda atau multiplier effect, ketika ada perguruan...

Percepat Budaya Gemar Makan Ikan, Riyono Caping Bantu Ibu-Ibu Magetan Kembangkan Olahan Ikan

Magetan – Magetan punya perikanan melalui budidaya dengan nilai sampai 1.350 ton per tahun....

Mengakhiri Tugas dengan Tulisan (Untuk Temanku Mas Suwata)

DULU, ketika masih bekerja dengan Mas Suwata saya sering berkelakar di hadapan guru dan...

Artikel Terkait