Surabaya – Rencana pengembangan Kampus Unesa 5 di kota Magetan mengundang perdebatan. Mulai dari syarat agar Magetan juga mendapatkan manfaat, hingga soal lokasi.
Sebetulnya, seperti apa rencana pengembangan kampus Unesa?
Kepada media ini, Direktur Perencanaan, Pengembangan, dan Pelaporan Universita Negeri Surabaya (Unesa), Sugeng Harianto memaparkan rencana pengembangan kampus Unesa di Kelurahan Kebonagung, Magetan. Katanya, rencana itu sebagai bagian dari perluasan akses pendidikan tinggi dan penguatan kontribusi Unesa terhadap pembangunan wilayah Jawa Timur bagian barat.
Kampus direncanakan berdiri di atas tanah eks bengkok milik Kelurahan Kebonagung yang terdiri atas 13 sertifikat dengan luas keseluruhan mencapai 16,18 hektare. Pada sisi barat, kawasan berbatasan dengan permukiman warga, jalan Karya Tani, dan SMK PGRI 1 Magetan, sedangkan sisi utara, timur, dan selatan berbatasan dengan area persawahan terbuka.
Kehadiran Kampus Unesa di Magetan diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi Kabupaten Magetan sebagai daerah pertanian dan sentra industri kecil. Pengembangan kampus akan diarahkan agar memiliki keterkaitan yang kuat dengan karakteristik, kebutuhan, dan potensi ekonomi daerah sehingga kegiatan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.
“Magetan juga punya potensi besar sebagai destinasi wisata, sehingga kampus akan mengambil peran dalam pengembangan sumber daya manusia, inovasi, dan tata kelola pariwisata,” kata Sugeng, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, kegiatan pendidikan dan penelitian dapat diarahkan untuk mendukung pengelolaan destinasi, pengembangan desa wisata, pemasaran digital, penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya, peningkatan kualitas pelayanan wisata, pengembangan produk ekonomi kreatif, serta pelestarian lingkungan. Dengan pendekatan tersebut, kegiatan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya, dan keberlanjutan sumber daya alam.
Kabupaten Magetan juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi olahraga dan sport tourism. Kondisi geografis berupa kawasan pegunungan, jalur menanjak, ruang terbuka, serta panorama alam dapat dimanfaatkan untuk kegiatan bersepeda, lari lintas alam, pendakian, olahraga rekreasi, dan berbagai kegiatan olahraga luar ruang.
Pengembangan Kampus Unesa di Magetan diharapkan memperkuat potensi tersebut melalui pendidikan, penelitian, pendampingan, dan penyelenggaraan kegiatan olahraga.

